Mari kembali ke Masa Lalu
Ubannya boleh dikata banyak, tetapi soal kulit, Rita menang banyak.
Cup
Rita mencium rambut Arindha. “Makan yang banyak, nak,” kata Rita.
“Iya, bun,” jawab Arindha singkat.
“Heum … enak banget, bun,” ucap Rico sambil menatap Rita.
Rita menatap Arindha yang sedang memakan sarapannya. “Harus enak, dong. Sehari kemarin Arindha gak makan masakan bunda,” ucap Rita sedih.
Hot Chapters