Jiwa Yang Terluka
Gadis itu adalah Ellea.
Seluruh ruangan mendadak senyap. Hendrik Tanjung mematung dengan wajah memucat. Sintia menutup mulutnya dengan tangan yang gemetar. Di layar itu, semua orang menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana Alano merenggut paksa kehormatan Ellea, suara tangisan memilukan Ellea menggema melalui pengeras suara, menusuk setiap sudut hati yang masih memiliki nurani.