Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MARRY ME, OM DUDA!

MARRY ME, OM DUDA!

Nilam menghembuskan nafas pendek, "Setelah kematian Mauren, dia benar-benar jarang di rumah karena sibuk kerja. Bahkan diawal-awal, dia pulang dalam keadaan mabuk sampai Sus Tari harus minta tolong sama satpam komplek buat ngurusin Dewa kalau sampai rumah mabuk." "Pasti Om Dewa kehilangan banget ya, Ma." Nilam mengangguk, "Pasti, Nai. Suami istri itu bisa dibilang berbagi raga dan jiwa. Kalau salah satunya meninggal, bukan cuma raga yang merasakan kehilangan. Tapi juga jiwanya." "Mama bener," angguk Naileen menyetujui ucapan sang ibu. "Makanya itu, semenjijikan apapun Mama sama Papa, aku tetep bersyukur kalian masih hidup."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
Married to the mafia

Married to the mafia

Melihat otot-otot besar dan bidang dada milik Evalio rasanya membuat jantung Krystal semakin meledak-ledak tak beraturan. Evalio langsung menindihi tubuh Krystal dan menciumnya kembali. Tanpa babibu Krystal menerima ciuman itu. Ciumannya semakin panas dan kini turun ke lehernya. Tepat ditelinga Krystal, Evalio membisiki dengan suara yang sangat candu bahkan Krystal merasa ingin mengreplay-nya. "Marry me Krystal?" "Apa yang akan Anda lakukan jika aku menerimamu?" Krystal menjauhkan wajahnya dari Evalio. Membuat pergerakan laki-laki itu berhenti.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
Please Marry Me

Please Marry Me

Seketika Ilana menjadi canggung dan mengutuk Danish. "Kenapa, sih, dia natap terus!" Kedua mempelai telah berada di atas aula untuk mengucapkan janji suci pernikahan. Ekspresi bahagia terpancar dari kedua mempelai itu. Dalam mimpi sekalipun tak pernah Ilana membayangkan pernikahan Farrel dan Erna. Ya, namanya jodoh siapa yang akan tahu?
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
Happiness Marrie

Happiness Marrie

ujarnya ramah. "Baik, Tuan Muda!" Bibi Wang tersenyum sembari mengangguk lalu pergi. Zhang Yuze menghela napas lalu menghembuskannya kasar. Hari ini sungguh melelahkan baginya. Pria sombong dan menyebalkan itu tidak menyangka jika sebuah pesta pernikahan itu akan menguras tenaga dan pikirannya. Walaupun pernikahan kontrak, tapi tetap saja harus dilakukan secara sungguh-sungguh.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
MARRIED TAPI AVAILABLE

MARRIED TAPI AVAILABLE

“Begini. Papa sadar dengan sakit Papa yang membuat Mama kurang terpuaskan. Itu bukan salah Mama. Itu salah Papa. Jadi, daripada meratapi keadaan Papa sekarang mikirnya beda. Kenapa nggak terima aja keadaan ini dengan legowo dan menyesuaikan hidup dengan keadaan yang baru. Mama masih muda, aktif. Jangan sampai Mama jadi tertinggal dari sisi karier dan kehidupan karena nungguin Papa. Papa nggak mau dan nggak boleh egois. Kalau Mama ada peluang maju, ambil. Ambil aja biarpun itu bakal bikin Papa jadi ketinggalan. Atau bikin Papa inferior. No problem. Kebahagiaan Mama, itu nomor satu. Papa harus jadi lebih permisif sama Mama dan ini semua demi pernikahan kita bersama.” Shirley kaget dengan perny
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
Marrying My Contract Bride

Marrying My Contract Bride

akan. Aaron sangat berhati-hati dengan sabotase. Ya, itulah Aaron, seorang pebisnis cerdas yang sangat berhati-hati dengan dunia bisnis itu sendiri. Namun dibalik kesuksesannya menjadi seorang pebisnis, Aaron yang masih terlihat gagah itu sudah lama mengidap penyakit kanker yang semakin hari semakin parah. Segala upaya pengobatan telah dilakukan, namun itu hanya untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker yang terus menyebar. Hingga kini, kanker Aaron sudah memasuki stadium akhir. Aaron ingin sekali bisa sembuh, namun apalah daya, semua pengobatan yang disarankan sudah dilakukan, namun kesembuhan tak kunjung datang. Aaron pun hanya bisa menerima dan menyerahkan semuanya pada Tuhan. Namun satu
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
Cold Marriage

Cold Marriage

“That you were Romeo, you were throwing pebbles.” — Taylor Swift. *** Ivan memejamkan matanya. Hari yang tak biasa telah terjadi. Seperti laba-laba telah bersarang di otaknya. “Mah!? Ini maksudnya apa?” Li Hua berkata, “mama sudah nggak bisa nunggu. Mama mau kamu menikah.” Lantas Ivan semakin stress, ia mengacak adul rambutnya yang lemas itu.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
Unhappy Marriage

Unhappy Marriage

Silvya keluar kamar dan meninggalkan Jim sendiri. Sepeninggal Silvya, Jim segera mengambil ponselnya. "Mark, my marriage is in critical condition! I hope you understand!! Don't ever call me until I call you! Do you understand?" Suara Bill penuh penekanan. "But I can't wait too long, Jim!" protes Mark di seberang sana. "Mark, it's important to me! To us!! So please don't arguing with me!" Jim berkata dengan tegas.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
Marry My Maid

Marry My Maid

Kesal Roy. "Begini Al. Sebaiknya, mulai sekarang kamu berusaha untuk melupakan Alice. Lagipula Alice sudah pergi meninggalkan mu kan? Kalian sudah berbeda negara. Mungkin saja Alice akan tinggal di Jerman selamanya, dan belum tentu kalian akan dipertemukan lagi. Mungkin ini adalah jalan hidup mu yang sudah ditentukan oleh Tuhan. Dengan menikahi Cyra, dan berpisah dengan Alice."
9.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
After Marriage

After Marriage

Mengarungi bahtera kehidupan bersama orang yang dicintainya. Sosok itu adalah diriku yang terjebak dalam cermin. Di luar sana, Kak Rai tengah mempersiapkan diri untuk membaca ijab kabul. Andai saja Ayah masih di sini, mungkin Beliau yang akan menikahkanku. Om Tedy, adiknya Ayah, bersedia mengisi posisi wali yang kosong. Saat yang mendebarkan akhirnya tiba. Kak Rai menjabat erat tangan wali dan mengucap ijab kabul dengan satu helaan napas.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai marry grave
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status