Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernah Menyesal Menikah

Pernah Menyesal Menikah

"Bukan, Mas. Bukan soal itu. Aku tau Mama kamu baik, tapi aku nggak merasa masalah itu yang bikin aku ragu." Mas Auriga tampak bingung. "Kalau bukan itu, terus kenapa?" Aku mengambil napas dalam-dalam, mencoba merangkai kata-kata yang tepat. "Mas, aku ... aku masih ragu. Bukan ragu sama kamu, tapi lebih ke diriku sendiri. Aku nggak mau kamu nunggu lebih lama untuk sesuatu yang nggak pasti." "Kamu nggak yakin sama perasaan kamu ke aku?" tanyanya hati-hati, suaranya lebih pelan dari sebelumnya.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
CEO Itu Mantan Ketua Osisku

CEO Itu Mantan Ketua Osisku

jawab Agas dengan lugas. "Terus sekarang mau masak apa?" "Opor ayam," jawab Agas santai seakan dia yakin bisa berhasil membuatnya. Tiba-tiba Nara jadi khawatir bagaimana hasil masakan Agas nantinya. Dia yang sering masak aja kadang masih salah racik apalagi yang tidak pernah masak seperti Agas. "Kenapa? Kok kamu kayak ragu gitu?" tanya Agas yang melihat ekspresi ragu di wajah Nara melalui kaca spion.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

“Katakan padaku apa yang membuatmu ragu?” Mas Bara menghentikan ciumannya demi bisa memandang ekspresi wajahku saat ini yang menyiratkan kegamangan. Aku membalas tatapannya untuk beberapa saat. “Aku tidak suka kalau kamu terus meragukan aku Rin, katakan saja apa yang membuat kamu meragukan aku.” Aku ingin mengatakan, ‘banyak yang membuatku meragukanmu Mas,’ namun kalimat itu tertahan di kerongkongan.
9.664.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

"Masaknya sih masak. Tapi perkara urusan bisa ditelen atau enggak, aku enggak bisa jamin. Cika gitu loh. Kalau masak enggak ada enak-enaknya." "Kamu meragukan kemampuan masak aku?" Cika mendelik, mengarahkan sudip besar ke arah Risa. "Enggak ah. Aku enggak ragu kok. Cuman enggak yakin aja." "Itu mah sama aja." Cika mendengus kesal. Sagita hanya tertawa kecil melihat pertengkaran kecil ini. Bagi Sagita momen seperti inilah yang membuatnya bisa lupa akan kesedihannya.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

_______ Aku merasa bingung dengan melihat ekspresi wajah orang-orang di sini yang seakan menunduk hormat kepadaku, padahal aku sendiri tidak mengenal siapa mereka. Aku teringat dengan mas Zaki yang belum pulang sejak pagi tadi, gara-gara takut aku sampai lupa tidak memasak. Bagi mana jika dia sedang kebingungan mencari aku yang pergi tanpa berpamitan kepadnya. Aku beranjak dari duduk, mencoba bertanya kepada siapa saja yang berkenan memberitahukan jalan menuju rumah. "Permisi Bu mau tanya, jalan ke Ragusa lewat mana ya?" Tanyaku sopan.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
Suamiku Doyan Selingkuh

Suamiku Doyan Selingkuh

Suara Mariya terdengar ragu. “Mak ngapain di sana? Memangnya bisa Mak makan sushi, ramen, atau segala macam itu?” Wajar jika Nisha mengomel. Mariya ini makan spaghetti aja bisa enek terus perutnya mual-mual. Apalagi, kalau makan ikan mentah, atau ramen yang rasanya ngga familiar di lidahnya itu. Bukan kenapa-kenapa, sih. Kalau Mariya sakit, yang repot itu satu rumah. Karena Mariya cerewet banget dalam segala hal.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
Rahasia di Kamar Pengantin

Rahasia di Kamar Pengantin

Tiba-tiba saja Ismi terlihat menakutkan, seperti seorang tukang jagal. “Ti-tidak. Aku beli ba-banyak ....” “Iya, aku lihat. Kalau begitu, untuk makan malamnya aku goreng ayam saja, ya? Lalu sedikit sayuran agar lebih sehat.” “Ba-baik.” Lagi, aku terdiam dengan bersandar pada dinding. Entah ke mana hilangnya semua keberanian yang aku miliki selama ini. Bagaimana bisa begini? “Mas, apa Mas hanya akan berdiri di situ dan melihatku memasak?” tegur Ismi.
9.56.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Mantis melanjutkan. "Kenapa target Ayah selalu menakutkan?!" Raka tidak menjawab. Karena perhatiannya sudah beralih ke bahan-bahan di atas meja. Di sampingnya— Anna berdiri dengan gugup. Seragam koki putihnya masih terlihat baru. "T-Tuan Raka..." "Hm?" "Bagaimana kalau pelanggan tidak suka?" "Masak yang enak." "Bagaimana kalau aku gagal?"
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
The Sexy Stranger

The Sexy Stranger

"Tentu, Ryuu-sama. Apa ada masalah keamanan?" "Bukan." Ryuu menghela napas, merasa sedikit enggan untuk mengakui kesulitannya. "Aku butuh panduan untuk memasak sarapan." Hening sejenak, lalu terdengar suara batuk pelan dan tertahan dari Renji. "M-Memasak, Ryuu-sama?" "Ya. Jangan bertanya lagi. Langsung beri tahu aku cara membuat sarapan yang sederhana. Sesuatu yang tidak akan membuat dapur ini terbakar, misalnya."
9.833.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 735 kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
Gadis Pemuas Tuan Mahen

Gadis Pemuas Tuan Mahen

Ragu? Ragu atau takut? “Katakan saja. Tidak perlu takut.” sahut Mahen. Mendengar ucapan Mahen,Arleta kembali mendongak. “Tuan saya bosan setiap hari di rumah, tidak melakukan apapun. Boleh tidak jika saya bekerja atau berjualan kue.” jelas Arleta dengan ragu-ragu.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai masak apa yang ragu ragu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status