Rayuan Maut Para Tetanggaku
katanya, tersenyum lebar.
“Ng… nggak usah, Nad. Aku gak terlalu suka kopi yang creamy,” jawabku, berusaha meluruskan pikiranku yang mulai kacau.
“Oh, itu karena pakai susu biasa kali, Mas. Kalau yang ini kan susunya beda,” ujar Nadira, suaranya semakin menggoda. Sepertinya dia ingin menagih yang kemarin, aku harus tetap fokus.