Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Reset

Reset

"Apa-apan lo? Bikin ulah lagi?" Saka yang tahu siapa itu, langsung lesu pasang muka memelas, merengek seperti anak kecil yang coba cari alasan ke ayahnya. Orang itu tidak lain adalah pemilik SMA Gajah Mada yang baru, Ali Ferdiansyah.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as mata malas
Read
+Library
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Rasa malu yang luar biasa membuatku ingin menghilang saat itu juga. Dan yang lebih parah, untuk membantu melancarkannya, Jeff menyedot seperti bayi, sesekali mengeluarkan suara kecapan. “Su… sudah siap…?” Mendengar suara sedotan Jeff yang semakin jelas, aku juga merasa ada sesuatu yang keluar dari dadaku. Namun, tepat saat aku berpikir semua rasa malu ini akan berakhir, Jeff malah tidak berhenti.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as mata malas
Read
+Library
JIWA-JIWA YANG MALANG

JIWA-JIWA YANG MALANG

56 Am. Kelv berjalan mabuk kesebuah sudut daerah kekuasaan bos besar dalam keadaan jiwa setengah sadar. Tampak olehnya sebuah rumah terpencil dipinggiran kota hujan, maka tak heran jika suasananya hampir seluruhnya dikuasai oleh sampah. Anehnya seorang bocah sekitar delapan tahunan tertidur pulas diatasnya hingga mengingatkan ia akan masa lalunya yang nestapa, jelas bocah itu tidak beribu atau ber–ayah lantaran kehidupannya yang melingkupi hitam dalam sekat kegelapan bayang-bayang kematian.
9.54.0K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as mata malas
Read
+Library
Cinta Wanita Matre

Cinta Wanita Matre

Sangat lucu hingga Grace tertawa renyah. "Terima kasih, Ma. Ini tamparan kedua dalam 2 pekan." "Mama tidak akan nampar kamu kalau kamu tidak kurang ajar, Grace. Semakin lama Mama semakin tidak kenal dengan kamu. Kata-kata kamu kasar, kamu juga berani melawan Mama. Kamu sadar, kamu sudah banyak terpengaruh dengan pergaulan dengan teman-teman nggak jelas kamu." "Teman-teman nggak jelas? Mama tahu siapa teman-teman aku?"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as mata malas
Read
+Library
MALAM PENEBUSAN

MALAM PENEBUSAN

"Sayang kamu kenapa?" "Itu, Mas, coba lihat itu. Banyak sekali Anak-anak di sana ..." Ujung jari tangan kirinya seolah berupaya menunjuk sesuatu, namun jatuh lunglai. "Anak-anak mana sayang? Itu jendela. Itu langit siang," ucap Adam, mengoreksi santun. Jelita pelan, lalu tersenyum penuh kekaguman, masih dengan tatapan kosongnya. "Nggak, Mas. Itu Anak-anak banyak sekali, sepertinya salah satu dari mereka ada anak kita mas..."
1.5K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as mata malas
Read
+Library
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

"Ibu mau ke depan?" Wanita yang tampak mulai keriput di wajahnya itu menggeleng. "Ibu malu, Zahra. Dewa sudah mencoreng wajah Ibu. Dewa sudah mengotori muka Ibu." Wajah ibu merah padam. Matanya mulai mengembun. Emosi dan rasa malu pasti dirasakan ibu saat ini. "Ibu ..., Ibu tenang ya! Jangan terlalu dipikirkan."
9.6291.7K viewsCompletedAdded to Library 9.6K Times as mata malas
Read
+Library
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Lucky pun berkali-kali menegaskan kalau dia tidak jatuh cinta pada Laura. "Mama mau dia lebih menderita daripada Mama. Mama mau dia tahu bagaimana rasanya dikecewakan oleh pasangan yang amat dicintai," ucap Laras sembari mengingat masa lalunya, bagaimana sakitnya waktu pertama kali dia tahu suaminya punya simpanan. Terlebih simpanan suaminya adalah seorang pelacur.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as mata malas
Read
+Library
Istri Gelap Tuan Arrogant

Istri Gelap Tuan Arrogant

Mala terdiam sambil melihat lantai yang berantakan karena, pakaian yang berserakan. "Ah, sepertinya itu nyamuk nakal," Mala tersenyum menyindir Renata dan Zidan yang saling bersembunyi dengan cara mereka sendiri, walaupun sebenarnya sudah tidak mungkin lagi. "Nyamuk nakal Oma?" Tanya Mentari lagi. "Iya, di tepuk saja wajah nyamuknya," Mala mengeratkan kedua giginya menyindir Zidan. Mentari menatap Mala dengan kepala mangguk-mangguk, walaupun sebenarnya tidak mengerti dengan penjelasan sang Oma.
9.74.1M viewsCompletedAdded to Library 112.0K Times as mata malas
Show Reviews (890)
Read
+Library
Customer Ios
ceritanya bagus..saran dari sy kenapa ceritanya gak d asingkan aja judulnya contohnya kisah Mauren judul lain..kisah serena judul lainjadi bab nya gak kepanjangan..soalnya sy ada baca d aplikasi lain seperti itu..saran aja sih
tea gendis
karna harga koin mahal tapi sekarang bisa setelah nonton iklan,bisa buka novelnya terima kasih author sukses selalu udah sampe bab 290,gk sabar baca lagi dan lagi nunggu besok lagi ah dapet koin grtis
Read All Reviews
DIJUAL SUAMI JADI PEMANDU LAGU

DIJUAL SUAMI JADI PEMANDU LAGU

* Mata Mala membola ketika tangannya ditarik oleh Tomi dan dilingkarkan di pinggang. Tidak seperti biasanya, kali ini Tomi berkendara dengan kecepatan sedang, bahkan terkesan pelan. “Mas, cepat sedikit bawa motornya, nanti Mala telat,” keluh wanita berbulu mata lentik itu. Sebuah senyum kecil terbit di bibir Tomi. “Telat sedikit nggak apa-apa, ‘kan, La.” “Nggak enak sama Bos Bara.”
2.2K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as mata malas
Read
+Library
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

TAMAT ---------------------------------- o0o ---------------------------------- BEDA ALAM Written by David Khanz ---------- o0o ---------- Sial! Maaf, jika awal cerita ini kumulai dengan kata tersebut. Itu rutuk terhalus yang ingin diucap, usai menahannya dari beberapa waktu lalu. Bagaimana tidak, di tengah perjalanan malam ini, harus terhambat dengan masalah tak diharapkan. Perkara klasik. Ban kendaraan bocor setelah menginjak kerikil tajam. Dalam kondisi melaju cepat, karena ingin segera tiba di rumah, sempat beroleng-oleng berapa saat hingga akhirnya terjerembap di pinggiran jalan.
8.512.9K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as mata malas
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status