Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam yang panas

Malam yang panas

Hatinya mengecil. Ia ragu beberapa detik, lalu mengangkatnya. “Halo, Ma?” “Di mana kamu?” suara ibunya tajam, tidak menunggu sapaan balik. “Kamu enggak pulang semalam. Ini sudah pagi, Nadia.” Nadia menarik napas dalam. “Aku di tempat teman, Ma. Aku baik-baik saja.” “Teman?” suara ibunya terdengar sinis. “Teman itu Reza, kan?”
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang mata malas
Read
+Library
Air Mata di Hari Persandingan

Air Mata di Hari Persandingan

Apakah itu semua tak layak untukku, Allah, ataukah dia yang terlalu sempurna, lalu diriku yang terlalu hina? Aisyah menyeka airmata yang mengalir deras di pipinya, lalu ia pun segera meraih ponselnya yang tiba-tiba bergetar. "Assalamu'alaikum, Ma," ucap Aisyah menyapa mama mertua yang menghubunginya itu. "Ai, apa Bram nggak ada di rumah sekarang? Mama hubungin kok nggak direspon?" "Mas Bram keluar sebentar, Ma."
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 44 Beses bilang mata malas
Read
+Library
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

Kulit pucat kering seperti tanah retak, bibirnya menyeringai lebar hingga membentuk senyum yang tidak wajar, dan mata hitamnya menatap tajam ke arah Mina. “Akhirnya kau bisa melihatku, Mina.” Suara itu keluar dari mulut perempuan itu—serak, dingin, dan memekakkan telinga dalam keheningan malam. Mina mengernyit bingung. Alih-alih merasa takut, ia justru heran. “Loh, kok tahu nama aku?” ucap Mina sambil mengangkat alis. Ia menghela napas pendek, lalu menggeleng. “Ah, ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) ya?”
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 39 Beses bilang mata malas
Read
+Library
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Suatu hari, saat aku baru saja turun dari pesawat, Wita yang sedang memegang ponselnya itu tampak cemas, "Bu Kiara, menurutmu apa yang akan Rani lakukan untuk membuat onar lagi?" Aku menatap Wita, dia sudah banyak membantuku selama beberapa waktu belakangan. Terutama soal urusan Galang. Aku lalu menjawab dengan santai, "Panggil saja aku Kiara." "Omong-omong, memangnya kenapa lagi dengan Rani? Apa dia buat masalah lagi?" "Bukan cuma buat masalah, dia benar-benar sedang cari masalah besar!" Wita lalu menyerahkan ponselnya padaku, "Lihatlah sendiri. Aku kaget sampai mau tertawa melihatnya."
8.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 265 Beses bilang mata malas
Read
+Library
AKU BUKAN SEORANG PELACUR

AKU BUKAN SEORANG PELACUR

malu. POMME, 2022.09.07. semoga tulisan ini tidak mengecewakan kalian, yaa []
4.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 135 Beses bilang mata malas
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

“Apa, Sayang? Mama dari tadi nyariin kalian lho, tapi nggak ketemu-ketemu. Bukannya kita jadi main petak umpetnya?” “Bener kata Andin, Sayang. Tadi kami cari ku ke mana-mana tapi nggak ada,” ucap Beni tiba-tiba datang bersama Andita. “Beneran, Sayang. Tadi aku ikut main lho sama kalian.” Aku mencoba meyakinkan mereka bahwa aku yakin dengan pembicaraan barusan. “Jadi, tadi Mama main petak umpet sama siapa?” “Siapa lagi yang main petak umpet selain kami, Sayang?”tanya Beni terlihat panik dan penasaran.
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 184 Beses bilang mata malas
Read
+Library
IMAM UNTUK NIRMALA

IMAM UNTUK NIRMALA

Saat melihat Mala tak bisa dipungkiri, rasa bersalah itu muncul tiba-tiba dihatinya. “Mmmmm, tidak apa-apa. Aku hanya sedikit pusing dan kurang enak badan, sehingga aku harus menenangkan diri dulu. Tadi aku jalan kaki dari luar, cuacanya lumayan terik, padahal tadi pagi hujan turun dengan sangat deras.” Jawab Mala asal. Lagi-lagi gadis itu sedang berusaha keras menghalau air mata yang seakan tidak mampu dibendungnya lagi. “Wajahmu sangat pucat.” Balas Rena lagi.
105.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 148 Beses bilang mata malas
Read
+Library
KASAM (Pulang Untuk Tenang)

KASAM (Pulang Untuk Tenang)

Sebulir air mata jatuh mengenai salah satu kuncup sedap malam. Antara benar dan tidak benar, di bagian kuncup itu, perlahan sedap malam membuka kelopaknya. Hanya di bagian yang terkena air mata. Mala melotot. Kepalanya tak bisa mencerna apa yang sedang dilihatnya. "Mati." "Ha?" Mala menatap Bu Lis seperti orang linglung. Fokusnya terpecah. "Apa mati? Siapa mati?"
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 77 Beses bilang mata malas
Read
+Library
Si Gendut Penakluk Bos

Si Gendut Penakluk Bos

malah Matteo bertanya dengan kekhawatiran yang terselip di kalimatnya alih-alih mengulang kata yang tidak Falisha dengar. "Maaf, Mat … tadi Aku melamun … Aku nggak denger Kamu ngomong apa," balas Falisha jujur dengan wajah yang sedikit merona, "Kamu bilang apa tadi, Mat?" Matteo tidak menjawab, mobil ia turunkan kecepatannya lalu memberikan Falisha tatapan mata yang dalam. ####
107.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 288 Beses bilang mata malas
Read
+Library
Married With Hot Daddy (INDONESIA)

Married With Hot Daddy (INDONESIA)

"Buat apa?" "Mau tanya kabar Mala." Dewa menjawabnya asal. "Mala apa kabar?" Mala tersenyum kecut. "Kabar Mala?" Dewa mengangguk. "Iya," "BURUK." Mala menengadah ke atas mencoba menahan air matanya. "BURUK DAN SANGAT BURUK." Dewa tersentak sambil meremas telapak tangan, sungguh dia tidak tega melihat air mata itu. "Kenapa? Bukannya Mala udah dapat cowok baru?"
1019.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 746 Beses bilang mata malas
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status