Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Oleh-oleh dari Mertua

Oleh-oleh dari Mertua

"Masa?" "Iya." "Habisnya capek banget." "Capek yang menyenangkan. Iya, 'kan?" tanyanya. Alisnya usil naik turun. Rautnya jahil. "Apaan, sih?" Aku merengut. Malu. "Cieee ... malu .... Malu, tapi mau. Kangen pastinya 'kan?" Mas Harsa semakin gencar menggoda. Tawanya renyah. Merdu membelai telinga.
9.9370.6K viewsCompletedAdded to Library 9.3K Times as mata malas
Show Reviews (47)
Read
+Library
Anies
baca cerita ini 2th lalu tapi pas bab terakhir aku gak berani baca waktu itu takut sad ending tapi hari ini aku baca lg beberapa bab terakhir dan beraniin buka bab Tamat'nya dan aku menyesal sudah parno duluan ternyata semua gak seperti yg aku bayangkan.. cerita author memang selalu luar biasa
dewi partuna_
Keren alurnya tidak tertebak. Typo nya sedikit. Karakter nya real bgt,tidak dipaksa paksa. Sukses menbuat aku kesal,marah,berdesir,puas,merinding,menangis,tersipu,dan tertipu oleh alur. Ada edukasi tipis2 juga mengenai Budaya. Kata kata nya pun indah setengah puitis. Ah baru kali ini beri rating .
Read All Reviews
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Rasa malu, cemas, emosi, semua bercampur jadi satu. 'Siapa yang melakukan semua ini?' batinnya. "Good job, friends!" Marwa yang berada di rumah, menyunggingkan senyuman puas menyaksikan kesuksesan rencana brilliant-nya, dari cctv kantor yang disambungkan ke laptopnya. "Rasakan pembalasanku, Mas! Itu baru permulaan, masih ada kejutan-kejutan lain yang akan membuatmu dan ibumu yang munafik itu meneteskan air mata di hadapanku!"
5.713.5K viewsOngoingAdded to Library 406 Times as mata malas
Read
+Library
Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Lu udah dirumah? [Udah. Ni baru kelar mandi. Ah iya, gua mau nanya dong. Lu kan suka gambar yah, kasih gua rekomendasi tab buat gambar dong. Tapi, yang murmer aja, under 5k lah kalau ada] [Buat siapa? Gua kebetulan masih ada Xiomi Pad 5. Masih bagus, masih layak pakai juga] balasnya.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as mata malas
Read
+Library
MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

Keningnya berkerut dalam ketika ia mencoba mencermati setiap kata kacau dan sengau yang keluar dari belahan bibir kaku Rita. Meski artikulasinya tidak jelas dan terputus-putus akibat kelumpuhan saraf lidahnya, namun Rayden yang sudah mengenal ibunya seumur hidup lamat-lamat bisa memahami maksud ucapan itu. Mamanya sedang memprotesnya dengan penuh keputusasaan. Dengan sisa ego yang terluka, Rita menuduhnya dengan kalimat, “Sudah? Apa kamu senang Mama seperti ini?”
1064.1K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as mata malas
Read
+Library
Air Mata Rani

Air Mata Rani

Namun, yang diajak bicara malah melamun tak mengindahkan ucapannya. “Ran, kok malah bengong. Denger aku ngomong nggak, sih?!” protes Mita kesal karena sahabatnya tidak memedulikannya. “Eh ... Maaf, Mit. Kamu tadi ngomong apa?” Rani yang tersadar begitu gelagapan dan tersenyum simpul. “Tuh, bener kamu nglamun. Kamu lagi ada masalah?” tanya Mita seraya memegang tangannya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as mata malas
Read
+Library
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Irma terkejut melihat luka dipelipis mataku, "Matamu kenapa Mal?" "Ah, tidak apa-apa, hanya luka sedikit. Anisanya Mana?" "Oh, iya baru saja tertidur pulas dikamar. Aku lihat sepertinya Anisa semalaman tidak tidur. Matanya terlihat bengkak dan tubuhnya lemas, dan dibibirnya terdapat bekas luka pukulan ata hantaman benda tumpul yang sepertinya cukup keras."
103.6K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as mata malas
Read
+Library
Menggapai Cinta Sang CEO

Menggapai Cinta Sang CEO

Matt menggaruk kepalanya yang tidak gatal disertai cengiran yang terlihat aneh. “Matt memang badung.” Imbuh Bibi Tilda. Maura tersenyum melihat tingkah dua orang di depannya. Di rumah yang terkesan dingin dan angkuh ini masih ada kehangatan yang terpancar. Namun sayangnya, bukan dari pemilik rumah.
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 905 Times as mata malas
Read
+Library
Menikahi CEO Philophobia

Menikahi CEO Philophobia

Malah, lebih mirip suara pria tua. "Ya, katakan ini siapa dan ada perlu apa menghubungiku?" (Apakah benar, ini nomor telepon Arabella Camelia?) Ara menghela napas malas. Ia mulai berpikir itu adalah nomor telepon penipuan.
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 462 Times as mata malas
Read
+Library
Musuh Tapi Menikah

Musuh Tapi Menikah

"Apa lo hah! ngatain kakak sendiri kecoa bunting, gak sopan tau gak?! Terus itu juga jalan di mana-mana juga pake kaki kali, bukan pakai mata. Oh lo bilang tadi jalan pakai mata kan? Coba lo praktek kin pengen lihat gue kaya apa sih kalau jalan pakai mata?" Skak Mat. Gara kini hanya terdiam, benar juga kata kakaknya. Masa iya jalan pake mata, gimana caranya coba? Kan mata untuk melihat bukan untuk jalan. Aturan tadi Gara bilang kalau jalan tuh lihat-lihat. Itu baru bener. Tapi Gara cuma ikut-ikutan bahasa alay ABG jaman now. Jadi, dia nggak terlalu salah kan?
1030.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as mata malas
Read
+Library
Patah

Patah

“Sorry fot that. But not for the kiss and hug.” Hah? Ap… apa… apa maksudnya? Tapi Nayara tidak sempat bertanya karena Manggala kadung melangkah cepat meninggalkannya sendirian dengan pernyataan yang … Ah sudahlah. *** [1] Massitge deuseyo (Korea) = Selamat menikmati Bersambung
1028.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as mata malas
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status