Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penakluk Wanita

Penakluk Wanita

Pastinya sudah keluar dari orbitnya. Mata Matt yang berwarna coklat itu seolah menghipnotis Nina. Gadis lugu itu pun terpesona sesaat. Sedangkan Matt ingin sekali melumat bibir berwarna merah itu. walau Nina tak memakai lipstik, tapi bibirnya sudah berwarna merah. “Oh, Maaf.” Nina berusaha berdiri. “It’s Oke.” Matt tersenyum dan ikut berusaha untuk berdiri.
9.98.2K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as mata sayu yang indah
Read
+Library
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Mata Laila melebar binar, seulas senyum pun terbit di bibirnya. "Mas? Danau ini ... indah sekali," ucap Laila membuat Bara tersenyum. "Memang. Tapi, kamu tahu enggak bahwa ada yang lebih indah dari danau ini?" tanya Bara menatap Laila. Sang empu membalas tatapan Bara, dia menggeleng. "Emang ada?" tanyanya dengan heran. Bara mengangguk tersenyum. "Di depan Mas ini, seseorang yang terbaluti oleh jilbabnya. Dialah yang paling ... indah. Dan ... tentu paling cantik."
1027.2K viewsCompletedAdded to Library 787 Times as mata sayu yang indah
Read
+Library
Anomali Dunia Darma

Anomali Dunia Darma

Mata Melodi menerawang ke langit-langit, seakan dia sedang membayangkan adegan film action, memperebutkan harta karun pusaka peninggalan raja mesir. “Aku selalu kedapatan yang rasa vanilla, makanya aku tukar dengan punya Athena. Tapi kalau kau bisa ambilkan untukku juga, dengan senang hati aku terima.” Akhirnya lebah itu memutuskan untuk mendaratkan kaki-kaki mungilnya di kelopak yang berwarna merah muda itu. Matanya berbinar-binar, seolah matahari terbit dari sana.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as mata sayu yang indah
Read
+Library
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

“Aku tidak ingin ada pelangi.” “Kenapa?” “Karena pelangi hanya muncul sesaat dan waktunya pun tidak dapat diprediksi. Aku hanya ingin sesuatu itu yang memang ia selalu menepati janjinya. Seperti matahari pagi yang selalu tepat waktu kehadirannya, aku ingin setelah badai muncul matahari pagi,” balas Maha. Zayn mengusap lembut wajah Maha. “Tersenyumlah, sebab melihatmu tersenyum membuat kecantikanmu menambah sempurna. Jangan sampai kecantikan itu terkikis karena kesedihan.”
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as mata sayu yang indah
Read
+Library
Menuju Matahari

Menuju Matahari

Mata Pratiwi terpejam sesaat, tertawa pelan. Dan mereka berdiri saja, dengan bayangan menjadi satu, pada warna-warna langit yang seperti berasal dari alam lain. “Aku ingin selamanya begini. Hanya kau, aku, dan senja.” “Tapi kalau hanya begini terus, hamilnya kapan?” Pratiwi ngakak keras. Keras sekali. Tapi yang ini bernada mangkel. “HALAH! DASAR PERUSAK SUASANA!!!”
9.526.4K viewsCompletedAdded to Library 871 Times as mata sayu yang indah
Show Reviews (17)
Read
+Library
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Read All Reviews
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Chaz yang masih menelepon, terpaku saat melihat Tania berjalan turun. Biru safir adalah warna yang paling menantang. Namun, kulit Tania cerah dan halus, memberinya penampilan yang anggun dan elegan. Pakaian satin yang pas badan mudah memperlihatkan kekurangan tubuh seseorang. Namun, Tania memiliki sosok yang indah, sempurna. Wajahnya yang cantik dan sikapnya yang elegan memikat bahkan tanpa perhiasan yang mewah.
23.2K viewsCompletedAdded to Library 532 Times as mata sayu yang indah
Read
+Library
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Air mata pun mulai mengering dari wajahnya. “Terima kasih, Pram. Kamu tidak akan kecewa jika ternyata Nesa benar anak kamu. Dia istimewa.” Ia tersenyum tulus pada laki-laki yang pernah sangat dalam mengisi relung hatinya. Pram selalu luluh setiap kali melihat senyum Susan yang memang sangat mempesona. Perempuan itu seperti dilahirkan untuk menaklukkan hati setiap laki-laki yang menatap keindahan dirinya. “Sepertinya Tuhan sedang bahagia ketika menciptakan dia.”
106.7K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as mata sayu yang indah
Read
+Library
Maduku Sayang

Maduku Sayang

Yuni memutar bola mata. “Aku gak ada nyali berhadapan sama Vidia. Dia terlampau cantik bahkan nyaris sempurna. Lihat saja dia, kayak bule gitu.” “Wajah cantik, postur tubuh indah, aroma tubuh yang harum,” tambahku merasa marah pada takdir.
9.927.0K viewsCompletedAdded to Library 539 Times as mata sayu yang indah
Read
+Library
Mata Batin

Mata Batin

Ingin mencicipi manisnya madu yang belum tersentuh. "Argh!" Kain segitiga hitam di paksa di lepas dari sangkarnya. Memperlihatkan daging tembam penuh bulu hitam yang membuat pria berada di atasnya semakin ingin merasakan dan menghujat berkali-kali sampai datangnya sebuah cairan kental. "Aku akan bermain sangat pelan, Sayang." Mengusap pipi Fika pelan. Bugh!
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 655 Times as mata sayu yang indah
Read
+Library
Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Di bahunya, tersemat selendang putih gading khas Mataram, memberi keseimbangan dan kesan anggun yang sederhana. Untuk sesaat, ia terdiam. Cahaya dari jendela memantul di perhiasan emasnya. Ia tampak seperti perpaduan dua dunia. Merah hangat dan putih lembut, Majapahit yang gagah dan Mataram yang tenang. “Aku... cantik banget, ya?” katanya pelan, seperti tak percaya sendiri. “Tentu saja,” jawab Kenanga bangga.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as mata sayu yang indah
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status