Dikejar Lagi Oleh Suamiku
Matanya perih, kepalanya berat, seperti seluruh dunianya diselimuti kabut tebal yang menekan.
Tanpa sadar, tubuhnya mulai menyerah pada kelelahan. Kepala Mahira perlahan merosot, hingga akhirnya bersandar di atas lengannya yang terlipat di atas meja. Suara-suara di sekitarnya memudar, dan dengan cepat, dia terjatuh ke dalam keheningan yang dalam. Napasnya semakin dalam, tenang, dan sunyi. Tak ada lagi beban yang menghimpit pikirannya.
"Non Mahira ..." Suara lembut tapi tegas memanggil namanya. Perlahan, dia mulai tersadar dari kantuknya, matanya terbuka sedikit.
Hot Chapters