Malam Pertama dengan Suami Lumpuh
Bukan sembarang bunga, di sini dia menyediakan bunga yang sangat disukai oleh Mark, mafia muda yang yang mendatanginya sendiri ke toko ini.
Bunga mawar hitam, yang bahkan harus di pesan sendiri oleh Raras dari turki dan dibudi dayakannya dengan hati hati.
Baru saja Raras berniat mengganti bajunya, hp nya berdering keras. Sebuah nomor asing yang tak dikenalnya.
"Raas. Kau baik baik saja? Kapan Raras pulang?Aku merindukanmu.."
Senyum mekar terbit di bibir Raras, suara lembut itu menyadarkannya bahwa ada seseorang yang selalu membutuhkan kehadirannya, karena Wisnu tempatnya kembali.