Satria Idaman Wanita
Aroma cerutu mahal dan wiski single malt menguar di udara, bercampur dengan bau amis darah dan keringat yang baru saja masuk.
Di tengah ruangan, berdiri seorang pria paruh baya dengan setelan jas abu-abu metalik yang licin. Rambutnya disisir rapi ke belakang dengan minyak rambut yang mengkilap, dan di jari manisnya melingkar cincin batu rubi besar. Pria itu adalah Tuan Brata, pesaing bisnis terbesar keluarga Mahameru, sekaligus dalang di balik kekacauan di proyek ruko Vera.