Yang Mandul Itu Kamu, Mas!
Pasti Mbak Lani merasa sakit hati mendengar ucapan Tante Veya.
"Ini makeup pilihanku, Tante. Aku tidak suka penampilan yang menor," tuturku sambil duduk kembali di kursi.
"Bukan menor, Arumi! Tetapi terlihat. Percuma bayar MUA mahal-mahal tetapi hasilnya seperti ini. Kalau di foto, kamu akan seperti orang berpenyakitan, kekurangan darah, atau orang yang kekurangan gizi."
Ya Allah, rasanya aku ingin menyumpal mulut Tante Veya menggunakan kain. Semua ucapannya didengar oleh MUA, pasti kecewa. Aku saja yang mendengar sudah merasakan sakit.
Hot Chapters