Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
DIPTA

DIPTA

Angka yang terlalu bagus untuk dianggap “kebetulan” Di kursi utama, Dipta Niskala Mahesa duduk tenang seperti biasa. Wajahnya tidak menunjukkan ekspresi berlebihan. Tapi tangannya yang sesekali menyentuh meja, menunjukkan dia tahu hari ini bukan hari biasa. Lalu pintu ruang rapat terbuka, suara kecil gesekan pintu saja sudah cukup membuat beberapa kepala menoleh dan suasana langsung berubah.
101.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 28 veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
Harap Restu Seorang Menantu

Harap Restu Seorang Menantu

“Tenang. Kita ke sini murni hanya makan bukan sidang direksi.” Meja yang disiapkan berada di area agak tengah—luas, nyaman, tanpa kesan terlalu eksklusif tapi jelas bukan tempat sembarangan. Begitu mereka duduk, suasana langsung mencair. Entah siapa yang memulai, obrolan mengalir ringan. Bahkan sampai membahas cerita Bima yang nyasar ke toilet dapur saat pertama kali ke kantor pusat.
1.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 20 veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa

Dia sedang bosan. Jam istirahat sedang berlangsung, Cia tengah menikmati waktu istirahatnya dengan duduk di kursi kantin yang sedang ramai. Satu meja yang harusnya bisa di isi 6 orang, kini hanya dia sendiri yang menempati. Tak ada yang berani duduk di dekat Cia, terlebih semua orang tampak menyadari bahwa mood Cia sedang tidak baik.
105.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 197 veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Aku berhenti di depan sofa besar berwarna krem dengan desain modern klasik. Aku menyentuh sandarannya. “Ini bagus.” Andreas duduk di atasnya sebentar lalu mengangguk. “Nyaman.” Aku menatap staf toko. “Kami ambil yang ini.” Staf itu langsung mencatat. Kami berjalan lagi ke bagian meja makan. Aku menunjuk meja makan kayu besar dengan delapan kursi. “Yang itu juga.” Andreas tersenyum kecil.
1.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 74 veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
Jatuh Cinta Dengan Bos Tampan

Jatuh Cinta Dengan Bos Tampan

Semua jajaran direksi pun hanya tersenyum mengangguk. "Jadi, ini masih dalam proses perencanaan, kami akan mengeluarkan karya terbaru dari arsitek muda kami, sebuah meja kerja yang didesain secara apik dengan bantuan teknologi." Terang Angga. Sebastian pun menyalakan proyektor, dan memperlihatkan desain meja yang di beri nama 'D'Table4.0' sebuah meja yang bisa digerakkan dengan remot, bisa dinaikkan dan di turunkan, meja tersebut juga di desain minimalis cocok untuk pengusaha-pengusaha muda yang memerlukan meja fleksibel.
102.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 61 veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Meja makan Aruna sebenarnya sederhana. Hanya meja kayu tua yang orang tuanya beli dari pasar barang antik belasan tahun lalu, dipasangkan dengan empat kursi kayu yang warnanya sedikit berbeda satu sama lain. Di atas meja itu tersusun beberapa cangkir teh bergaya klasik, lengkap dengan alas cangkirnya yang tipis. Tatapan Amanda bergeser perlahan dari Aruna ke arah Atlas. Matanya mengamati lelaki itu tanpa terburu-buru, seperti seseorang yang sedang menilai sesuatu dengan sangat hati-hati.
103.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 99 veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Air yang jatuh memantul di genting atau menghujam bumi sepertinya lebih deras. Sebuah meja berkaki pendek dengan bantal duduk di keempat sisinya tersaji di pandang Fadjar. Selama ini, dia hanya mengira bahwa toko Banzai ini memiliki satu ruangan besar sebagai area toko. Ternyata, di belakangnya terdapat beberapa ruangan kecil. Salah satunya adalah ruang makan yang terletak tak jauh dari ruang penyimpanan barang dagangan toko. “Ah, meja ini sebenarnya dijual,” Takeshi duduk bersila di salah satu sisi kaki meja, “Tapi, sementara belum ada yang membelinya, kami pakai terlebih dahulu,”
107.3K vistasEn pausaAñadido a la biblioteca 277 veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
Sebentuk Hati untuk Jingga

Sebentuk Hati untuk Jingga

Tampak Bu Setyowati berusaha mengalihkan pembicaraan mereka ke zona aman, "Tolong siniin toples krupuknya, Nila." Nila pun meraih toples krupuk di hadapan dan mengulurkannya kepada sang ibu. Meja makan mereka adalah meja kayu berpelitur coklat tua polos dan berbentuk lingkaran. Ada empat buah kursi yang memang satu set dengan mejanya saat Pak Suhariadi memesannya dari meubel dekat rumah.
106.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 167 veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
Jembatan Perselingkuhan Suami dan Sahabatku

Jembatan Perselingkuhan Suami dan Sahabatku

Ada dua kursi kayu yang berhadapan dan meja bulat kecil di tengahnya. Berlawanan dengan ranjang luas dan lembut itu, ada sebuah tivi berukuran sedang, kemudian buffet berisi vas-vas kecil dan alat seduh kopi. Tidak lupa pendingin udara dan kulkas mungil. “Baiklah, tidak ada salahnya menghabiskan gaji yang aku cari susah payah selama ini,” gumamku sembari memaksakan diri untuk memejamkan kedua mata.
1027.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.1K veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

Set meja normal dengan kursi, sungguh melegakan bagi Ivy. Tuan rumah mungkin melihat kesulitan yang dialami oleh tamunya, atau mungkin penyebab yang lain. Tapi Ivy tidak perduli, yang pasti dia gembira bisa duduk seperti biasa. Ivy tidak menyangka akan menemui interior normal di rumah itu. Meja makan yang akan mereka pakai, tidak seperti bagian dari rumah klasik itu. Sebenarnya seluruh bagian ruang makan itu terlihat seperti rumah biasa, dengan tembok semen.
109.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 322 veces como meja biasa
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
10
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status