Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Di bawah meja pengacara yang sedang menyusun surat cerai, jariku yang lembut meraba jauh ke dalam relung jiwaku. Aku memejamkan mata, seolah bunga yang lama kekeringan kini disirami embun manis, terbang melayang dalam nikmat yang memabukkan. Tiba-tiba, kursi empuk di bawah pinggulku berubah menjadi tubuh pria yang tegas dan kuat. Tangan pria itu mulai menyentuh kulit putihku dengan penuh kelembutan...
14.3K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as meja makan bundar
Read
+Library
Ayah Si Preman Sekolah

Ayah Si Preman Sekolah

Aku didudukkan di atas meja oleh ayahnya si preman sekolah. Pria itu menggigit rokok di sudut bibirnya, wajahnya tampak seperti orang berpendidikan, tetapi kelihatan jelas aura brengseknya. "Buka kakinya sedikit ... " Tiba-tiba, preman sekolah masuk ke ruangan. Ayahnya langsung menekan kepalaku dan menyembunyikanku di bawah meja. Detik berikutnya, dia langsung membuka ikat pinggangnya ...
6.0K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as meja makan bundar
Read
+Library
ANUBIS

ANUBIS

ABANDONEDSOUL
"Sayang sekali jika buku ini tidak dibaca, Fen!" Celoteh Huja sembari meletakkan buku sejarah sihir Mesir. "Hmm, Mungkin akan kubaca nanti," Fenhrir masih sibuk dengan roti basah yang terhidang. "Baiklah, simpan buku ini Fen! kau pasti membutuhkannya saat melawan penyihir diluar sana." Huja ikut menikmati roti basah yang terhidang di meja makan.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as meja makan bundar
Read
+Library
Akan Kubalas Pengkhianatanmu!

Akan Kubalas Pengkhianatanmu!

Sepulang dari Singapore, Jane mencoba memberi kejutan untuk Firman-suaminya. Sampai-sampai ia bersembunyi di kolong meja kantor Firman. Tapi, apa yang ia dapatkan? Justru Jane yang terkejut setengah mati. Mendapati sang suami bercumbu mesra dengan seorang wanita di sofa ruangan kerjanya. Jane pikir, Firman sejak awal menerima dirinya apa adanya meskipun ia bertubuh gendut. Tapi, tak disangka, Firman hanya mengincar harta Jane saja.
1029.9K viewsOngoingAdded to Library 597 Times as meja makan bundar
Read
+Library
Masakan Mertua

Masakan Mertua

Diana tidak pernah diijinkan memasak oleh mertuanya dengan dalih boros. Gaji suaminya juga sebagian besar masuk ke dompet mertuanya. Namun, Diana dan anaknya tidak mendapatkan perlakuan baik dari mertua dan iparnya. Ketika siang ia dan anaknya hanya diberi sayur sisa atau sayur sop saja tanpa daging. Namun ketika malam, saat suami Diana datang semua makanan enak tersaji diatas meja.Diana dan anaknya tetap tak boleh makan daging dengan dalih siang tadi sudah makan enak, pdahal ia dan anaknya tidak tau menahu soal daging itu. Pada akhirnya Diana murka, ia menunjukkan dirinya yang asli untuk memberi pelajaran pada suami dan keluarganya.selama lima tahun ia sudah mengalah dan sekarang ia tak mau mengalah lagi.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as meja makan bundar
Read
+Library
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

⚠️⚠️21++ Bukan bacaan di bawah umur, harap bijak dalam memilih bacaan. "Oukh, Ken ...." "Aku tahu kamu pasti menginginkanku," "Ken, lebih dalam lagi," mendesis seraya meremas bahu Ken Anyu. "Milikmu sangat sempit dan nikmat," puji Ken. Di balik pintu ruangan kerja desahan mereka terdengar disertai decitan meja kerja. Gea meremas jemari tangannya, dia sangat membenci sepupunya yang merebut hati calon suaminya itu.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as meja makan bundar
Read
+Library
Alasan Lembur Suamiku Setiap Malam

Alasan Lembur Suamiku Setiap Malam

Dania dan kedua anaknya memergoki suaminya yang selalu pergi pagi pulang pagi dengan alasan sibuk, ternyata dia malah makan di restoran besar dengan seorang wanita dan anak-anak yang entah anak siapa dalam waktu yang lama.
1045.3K viewsCompletedAdded to Library 996 Times as meja makan bundar
Read
+Library
Surga Sang Primadona Kampus

Surga Sang Primadona Kampus

Aku diam-diam mengikuti jejak teman sekamarku, tetapi malah tertangkap oleh seorang tukang bangunan yang bertubuh kekar. Dia langsung menekanku ke atas meja belajar, lalu bertanya sambil menyeringai nakal, "Kamu maunya sama satu kelompok atau cuma aku?" Menghadapi ruangan yang penuh dengan pria-pria kasar itu, aku menangis sambil membuat pilihan. "Aku pilih kamu saja!" Hanya saja saat aku sedang dipermainkan hingga wajahku memerah, tiba-tiba pintu ruangan terbuka ....
6.3K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as meja makan bundar
Read
+Library
Kesandung Cinta Si Ulat Buku

Kesandung Cinta Si Ulat Buku

mereka sering mengira Kota itu ramai. Tapi pada kenyataannya Kota itu tak pernah benar-benar ramai, bagi Vania rumah Vania selalu terasa lebih sunyi daripada jalanan di luar sana. Rumah dua lantai dengan pagar hitam tinggi itu berdiri megah, tetapi tak pernah terasa hangat. Dindingnya kokoh, lampunya terang, namun percakapan di dalamnya selalu singkat dan seperlunya. Vania tumbuh di antara jadwal rapat dan dering telepon papahnya yang tak pernah berhenti. Pria itu selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang ketika malam hampir habis. Jas kerjanya rapi, wajahnya tegas, tetapi waktunya tak pernah cukup untuk duduk sebentar dan mendengarkan cerita putrinya. Di meja makan yang panjang, kursi papah sering kali kosong atau jika terisi, hanya ada keheningan yang menggantung canggung. Bagi Vania. rumah bukan tempat berbagi cerita, melainkan tempat menyimpan luka. Di sekolah, ia dikenal sebagai siswi pendiam. Senyumnya manis tapi siapa yang tahu sorot matanya menyimpan lelah yang tak dimengerti teman-temannya. Ia pernah menemukan tempat bersandar seseorang yang membuatnya merasa didengar, dihargai, dan tidak sendirian. Seseorang yang menjadi dunianya ketika rumah tak lagi terasa utuh. Namun sandaran itu runtuh. Orang yang paling ia percaya justru meninggalkannya dan menghianatinya. Sejak saat itu, Vania belajar menjadi wanita yang lebih tegar. Ia yakin bahwa ia mampu melewati semuanya sendiri. Lorong sekolah, bangku taman, dan sudut perpustakaan menjadi saksi bisu tangis yang ia sembunyikan. Hari-harinya berjalan datar hingga suatu pagi, di tengah riuh langkah siswa dan bel yang menggema, takdir mempertemukan ia dengan seseorang. Seseorang yang mampu mengerti yang terdalam yang tersembunyi di balik dirinya. Dan seseorang yang mempunyai luka yang sama. Dan di sanalah cerita Vania benar-benar dimulai di antara luka yang tak kunjung sembuh, dan harapan yang diam-diam tumbuh kembali.
242 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as meja makan bundar
Read
+Library
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

“Mulai sekarang, semua biaya patungan. Mau itu biaya hidup, cicilan KPR, cicilan mobil, semuanya patungan! Adikmu tinggal di rumah kita. Minta dia bayar setengah. Apa gunanya memberi kita 4 juta sebulan? Apa bedanya itu dengan makan dan tidur gratis?”
9.55.4M viewsCompletedAdded to Library 157.4K Times as meja makan bundar
Show Reviews (859)
Read
+Library
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Read All Reviews
PREV
1
...
678910
...
33
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status