Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Pacarku meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia menitipkan satu-satunya adik lelakinya, Dilan Pratama, kepadaku. Aku membiayai kuliahnya hingga lulus, bahkan membantunya mendirikan perusahaan. Namun, suatu malam, setelah dia pulang dari jamuan dan mabuk berat, kami justru berakhir di ranjang yang sama. Saat aku masih diliputi kebimbangan tentang hubungan kami, pandanganku terhenti pada sebuah foto diriku yang dia pajang di meja kerja. Di sampingnya, tergeletak sebuah cincin pertunangan. Hatiku bergetar hebat. Dengan perasaan penuh harap, aku mendorong pintu ruang istirahat untuk mau membicarakan hubungan kami. Namun, begitu pintu terbuka, sebuah kamisol putih jatuh tepat di kakiku. Aku tertegun di tempat. Sementara Dilan buru-buru menyelimuti tubuh asisten wanitanya yang panik. "Riana, nggak bisakah kamu mengetuk pintu dulu?" Wajahku mendadak pucat. Aku melangkah mundur dengan kikuk, tetapi langkahku tertahan oleh suara pelan sang asisten. "Kak Riana, bisa tolong ambilkan pakaianku?" Aku tidak memedulikan sorot permusuhan di matanya. Sambil berusaha menutupi kegugupanku, aku melemparkan pakaiannya ke tempat tidur, lalu buru-buru melarikan diri. Begitu keluar dari gedung perusahaan, ponselku berdering. Peneleponnya adalah Dilan. "Kak Riana, lain kali jangan seenaknya membuka pintu kamarku." Aku hanya tertawa kecil dan mengiyakan. Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi melangkahkan kaki ke dalam dunianya.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Warning! Mengandung adegan dewasa! Harap bijak dalam memilih bacaan.***“Tara ingin nonton film apa?” tanya pak Donny pada Tara.“ Apa saja boleh koq pak, “jawab Tara ketika dilihatnya pak Donny memilih beberapa DVD yang tertata rapih disana.Tidak lama kemudian seorang asisten datang ke ruangan menonton kami sambil membawa minuman soft drink dan camilan atas perintah dari pak Donny. Asisten rumah tangga itupun berlalu dari hadapan Tara setelah menaruh berberapa minuman soft drink dan camilan di meja bundar disamping sofa yang ada disana.Pak Donny kemudian menutup pintu ruangan menonton itu dan meredupkan lampu yang ada di ruangan tersebut agar terlihat seperti bioskop pada umumnya. Setelah menyalakan vidio yang berisikan film romance terlihat pak Donny duduk di bagian tengah dari sofa itu yang di ikuti oleh Tara yang waktu itu duduk di sofa. Mereka pun duduk bersama di permadani yang terasa lembut pada saat pertama kali Tara ke ruangan tersebut. Terlilhat pak Donny mengambilkan minuman soft drink untuk Tara. Mereka menonton film romance itu dengan sesekali menghela nafas bersama karena ada beberapa adegan dewasa yang di pertontonkan disana. Tanpa disadari pak Donny tiba-tiba telah memegang tangan Tara. Untuk kisah selanjutnya silakan baca pada Bab novel ini.
9.6428.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai meja vas bunga
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
madehilda
Halo, pembaca sekalian. :) Terima kasih atas antusiasnya terhadap novel ini yaa.. Btw, aku punya novel terbit yang bisa kalian baca. Bisa pesan di shopee atau tokopedia Stiletto Indie Book. Nama Pena : Rere Putri Judul Buku : Goresan Rasa Terima kasih banyak ......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
My Boss Is My Obsessed

My Boss Is My Obsessed

Queen Natha
“Apa!!!” Deva setengah teriak setelah mendengarkan apa yang dikatakan wanita di depannya yang selalu dipanggil Boss oleh orang-orang di kantornya. Wanita yang duduk santai sambil menatap wajah Deva yang pucat pasi setelah mendengarkan apa yang dikatakannya tanpa wajah bersalah yang bernama Adelia Cantara Hermawan, nama itu terpampang jelas di papan nama di meja kerja wanita itu “Apa kau tuli?” tanya wanita itu. Deva terbelalak, sikapnya langsung salah tingkah di depan wanita itu, dia tidak percaya hari ini dia di lamar oleh bosnya sendiri. “Anda bercandakan,” kata Deva mencoba tertawa dan berharap ini hanya prank belaka, tapi wajah dingin bosnya membuat senyum di bibir Deva langsung hilang begitu saja. “Kau sudah berapa lama bekerja denganku, apakah aku tipe orang yang mempunyai waktu untuk bercanda?” jawab Adelia. Deva berdiri lalu berkacak pinggang, “Ini bukanlah hal yang dapat anda putuskan sendiri, bagaimana anda bisa memanggil saya lalu meminta saya untuk menikah dengan anda, bagi saya menikah harus dengan orang yang kita cintai,” kata Deva panjang lebar. Adelia menyenderkan badannya di kursi sambil melipat tangannya, “Kau kira aku benar-benar ingin menikahimu?” kata Adelia lagi sambil membuka laci mejanya dan mengeluarkan sebuah map hijau ke atas mejanya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Sejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Lamaran yang Hilang Arah

Lamaran yang Hilang Arah

Ketika pacarku, Simon, berlutut untuk melamarku untuk ke-66 kalinya, aku akhirnya tersentuh oleh keteguhannya dan menerima lamarannya. Namun di hari menjelang pernikahan, dia tiba-tiba mengatakan bahwa dia ingin memiliki anak dengan adik tirinya, Fiona. Aku merasa itu tidak masuk akal dan bertengkar hebat dengannya. Yang tak kusangka, di hari pernikahan, aku berdiri di venue sambil memeluk buket bunga, menunggu selama tiga jam, tapi yang datang hanya sebuah kalimat ringan darinya, "Pernikahan ditunda." Hanya karena hari itu dia dan Fiona sudah janji untuk melakukan program bayi tabung bersama. "Fiona sejak kecil disiksa oleh ayah kandungnya. Seumur hidup dia tidak mungkin menikah dengan seorang pria. Aku hanya ingin memenuhi keinginannya untuk punya anak." "Ini cuma program bayi tabung, bukan seks sungguhan. Kamu jangan berpikiran sempit, bisa nggak?" Telepon pun diputus secara paksa. Dan aku ditinggalkan begitu saja di venue pernikahan, sendirian menghadapi tatapan ratusan tamu dan kamera wartawan. Ayah sangat marah sampai masuk ICU. Aku pun menggenggam tangannya sambil menangis di sisi ranjang. "Ayah, Ayah benar. Aku tidak akan menikah dengan Simon lagi." "Aku janji, minggu depan aku akan pulang dan mengambil alih perusahaan keluarga."
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Di sebuah desa yang tenang namun menyimpan banyak rahasia, berdirilah sebuah warung makan sederhana bernama Warung Bu Rini. Tak ada yang istimewa dari tempat itu—kecuali satu hal: warung itu tak pernah sepi pembeli, bahkan di hari-hari paling sunyi sekalipun. Orang-orang hanya bisa menebak-nebak, hingga suatu malam, seorang gadis muda bernama Diah datang bekerja di sana. Sejak hari pertamanya, ia sudah merasa ada sesuatu yang tidak beres. Bau anyir menyengat muncul setiap kali Bu Rini menutup warung. Dari dapur belakang, ia sering mendengar suara bisikan yang memanggil namanya dengan lembut… lalu berubah menjadi tawa mengerikan. Sampai akhirnya Diah menemukan selembar kain lusuh di dalam toples kaca yang disembunyikan di bawah meja altar kecil. Kain itu basah oleh darah yang tak kering, dan setiap kali disentuh, tubuh Diah gemetar ketakutan. Sejak malam itu, mimpi-mimpi buruk mulai datang. Bayangan perempuan berambut panjang dengan kain merah menutupi wajahnya selalu mengikuti ke mana pun Diah pergi. Dan satu demi satu, orang di sekitar warung mulai mati dengan cara yang mengerikan. Apakah benar warung itu mendapat keberkahan dari “penglaris”? Atau sebenarnya, ada perjanjian lama yang menuntut darah sebagai bayaran? “Kain Penglaris” adalah kisah tentang keserakahan, kutukan, dan dosa yang diwariskan dari satu generasi ke generasi lain—karena tidak ada rezeki yang datang tanpa harga.
6464 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Hurun Aini telah lama menanti pinangan Jibran, lelaki yang disukainya semenjak duduk di bangku Aliyah sebuah pesantren. Tapi ia menyadari satu hal, bahwa penantiannya hanyalah sia-sia, Jibran yang sudah bertahun-tahun menuntut ilmu menjadi seorang dokter di negeri Belanda, tak jua pulang seperti janjinya untuk saling mengesahkan hubungan diantara mereka. Di saat bersamaan, kakak kandung Aini yang bernama Hana meninggal dunia ketika melahirkan putra pertamanya bersama dokter Sattar. Sebelum menutup kedua mata, ia sempat meminta kepada sang suami untuk menikahi adiknya agar dapat merawat putra mereka dengan penuh kasih sayang. Meski terpaksa, Aini menyetujui permintaan terakhir Hana tersebut. Berharap bisa bahagia dengan lelaki yang disebut orang sebagai Macan Asia, karena kelihaiannya menangani kasus di atas meja operasi. Ternyata Aini justru harus memeluk lukanya seorang diri. Sattar tak mencintainya. Hingga lima tahun berlalu, Aini masih gadis suci yang belum tersentuh. Namun, ia dikejutkan dengan kepulangan Jibran yang ternyata justru menjadi salah satu dokter di rumah sakit tempat Aini bekerja. Bagaimana nasib Aini selanjutnya? Akankah rumah tangganya bersama Sattar bisa menjadi lebih baik? Atau berakhir di tahun kelima pernikahan? Lalu, bagaimana dengan Jibran yang ternyata sengaja pulang ke kampung halaman karena membawa sebuah misi. Yaitu untuk melamar gadis pujaan hatinya dahulu? Akankah Jibran bisa menerima bahwa yang dicintai justru telah menjadi milik lelaki lain?
7.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang CEO Tampan

Hasrat Terlarang CEO Tampan

Kayla Janneth, 27 tahun. Cantik, cerdas, dan baru saja bangkit dari luka masa lalu yang nyaris menghancurkannya, ditipu besar-besaran oleh sang kekasih dan kini kabur entah ke mana membawa semua uang miliknya. Saat dirinya mabuk dan salah masuk kamar, dia bercinta dengan pria yang tidak dikenalinya. Setelahnya, dia pergi begitu saja karena ada wawancara kerja. Saat ia menerima tawaran menjadi asisten pribadi seorang CEO muda ternama, ia tidak menduga bahwa lelaki itu—Samuel Thomas—adalah pria yang telah menghabiskan malam bersamanya. Samuel, 32 tahun. CEO tampan dengan reputasi kejam di ruang rapat dan tak tersentuh di ranjang. Ia tidak pernah mencampur urusan pribadi dengan pekerjaan—hingga Kayla datang, dengan sorot mata tajam dan bibir yang selalu tampak ingin dicium. Ia tahu, menginginkannya adalah kesalahan. Namun semakin ia menjauh, semakin ia terperangkap dalam pesona wanita itu. Di balik meja kerja dan ruangan kaca kantor mewah, ketegangan di antara mereka berubah menjadi permainan berbahaya. Sentuhan yang semula tak disengaja berubah menjadi kecanduan. Tatapan yang seharusnya profesional menjadi terlalu lama dan terlalu panas. Tapi mereka tahu, jika melangkah lebih jauh, tidak akan ada jalan kembali. Rahasia, pengkhianatan, dan masa lalu kelam siap menghancurkan apa pun yang tumbuh di antara mereka. Pertanyaannya: beranikah mereka menghadapi dunia demi rasa yang terlarang ini?
525 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Ginjalku, Untuk Cinta Pertama Suamiku

Ginjalku, Untuk Cinta Pertama Suamiku

Pada peringatan satu tahun rujuk kembali dalam pernikahan mereka, Helena Paramita membawa bunga dan hadiah, bersiap pergi ke hotel tempat suaminya, Jazli Ruslan, menginap untuk perjalanan dinas, dengan niat memberi kejutan. Namun di tengah perjalanan, dia mengalami kecelakaan mobil. Dokter kemudian memberikan pemberitahuan ancaman keguguran, "Bu Helen, kamu pernah mengalami keguguran sekali dan kamu juga telah kehilangan satu ginjal. Kehamilan kali ini akan cukup berat." Helen tertegun. "Dokter salah ambil laporan nggak? Ini kehamilan pertamaku dan aku juga nggak pernah menjalani operasi ginjal." "Nggak mungkin salah. Ini adalah catatan medismu sebelumnya, lengkap dengan tanda tangan persetujuan operasi dari suamimu." Sekilas, Helen langsung melihat tanggal yang tertera di dokumen itu adalah tanggal dari kecelakaan mobil yang dialaminya setengah tahun lalu. "Saat itu kamu masih dalam kondisi koma. Suamimu yang menandatangani dokumen donor ginjal atas namamu. Bahkan demi bisa menjalani operasi tersebut, kehamilan saat itu sengaja dihentikan. Kamu nggak tahu tentang ini ...?" Kata-kata selanjutnya tak satu pun terdengar jelas oleh Helen. Tatapannya terpaku pada tanda tangan yang tertoreh dengan tegas di dokumen itu. Setiap goresannya terlihat begitu familier.
15.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Istri Boneka Sang Presdir

Istri Boneka Sang Presdir

Shafazana
“Hanna ingatlah, jangan pernah menganggap pernikahan ini sebagai pernikahan sungguhan,” tegas Arsenio. “Kalau kamu tidak mau menganggap pernikahan ini sebagai pernikahan sungguhan, maka kita bisa membuatnya menjadi sebuah bisnis,” balas Hanna. Hanna mengambil secarik kertas kosong dari meja hotel, lalu menyodorkannya ke hadapan Arsenio. “Mari buat perjanjian secara resmi. Kau akan memberikanku ketenaran, sementara aku akan memberikanmu keturunan.” Arsenio, “Tidak ada cinta di antara kita?” Hanna mengangguk cepat. “Ya, tidak ada cinta di antara kita.” • • • Hanna Eila Hanasta, seorang penyanyi yang sangat tenar, tiba-tiba harus menikah dengan seorang presiden direktur GND Entertainment bernama Arsenio Deon Ganendra, karena tuntutan dari orang tua mereka. Di mata orang lain, pernikahan mereka tampak begitu sempurna dan harmonis. Tapi, siapa yang menyangka bila pernikahan harmonis itu hanyalah sebuah sandiwara belaka. Semua keindahan dan gemilang yang ditunjukan oleh Hanna hanyalah sebuah kepalsuan. Hanna hanya berpura-pura mencintai Arsenio, sedangkan Arsenio merasa muak karena harus menghadapi wanita yang dipenuhi kepalsuan. Akan tetapi, setelah menyelami kehidupan Hanna lebih dalam, Arsenio akhirnya sadar bahwa Hanna menyimpan banyak rahasia dan luka di dalam dirinya. Hanna tidak sempurna selayaknya boneka prancis yang ada di etalase. Karena dia sama rusaknya dengan boneka yang retak. Kira-kira, mampukah Arsenio memperbaiki boneka yang sudah retak itu? Apakah Hanna akan membuka diri supaya Arsenio bisa menyatukan kepingan-kepingan dirinya yang pecah?
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai meja vas bunga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2728293031
...
34
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status