Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Keributan yang mereka ciptakan, mengundang orang untuk datang. “Aku tidak tahu kau begitu licik.”
1012.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 359 Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

sahut Gita. Seketika pertengkaran terjadi. Kami saling menjambak rambut satu sama lain. Tidak ada yang ingin mengalah, kami terus mempertahankan ego masing-masing. Aku berada di posisi yang benar, maka diam saja tidak mungkin aku lakukan. Bertindak adalah hal yang harus aku lakukan. “Apa-apaan ini? Kenapa kalian ribut-ribut?!” Aku dan Gita menghentikan pertengkaran kami. Di ambang pintu, mas Raka berdiri dengan manik yang menyoroti kami tajam. Seakan ingin menelan bulat-bulat kami berdua.
5.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 134 Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu

Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu

"Matilah kau bedebah! jangan kau ganggu keluarga baruku! Pergilah kau bersama ayahmu di neraka!" "cukup, Aku tak tahan lagi! aku ingin menangis! ia seperti aku! seperti kisahku!" gumam Meira. Meira diikuti para pengikutnya datang menghampiri penyebab keributan itu. Wanita yang sedari tadi mengutuki anaknya diam seketika lalu menampilkan senyum palsunya. "Yang Mulia, Maaf keributan ini. Seseorang mengusikku," Wanita itu membungkuk memberikan salam.
107.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 162 Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS

SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS

"Aku tidak melakukan apa-apa. Orang-orang sudah melihat sendiri." Nilna mengepalkan tangan. "Mas ...." "Apa?" "Kamu membuat keributan." Renji menatapnya lama. "Keributan?" Ia melirik perut Nilna. Lalu kembali ke wajahnya. "Aku yang membuat keributan?" Nilna merasakan jantungnya berdetak keras. Reyhan bergerak sedikit, berdiri lebih tegak. "Sudah cukup."
105.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 163 Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
Bertahan Hidup di Dunia Komik

Bertahan Hidup di Dunia Komik

Dirinya tidak tahu kalau keributan itu akan sangat membantunya dalam urusannya di kemudian hari. ‘Mereka seperti piranha, saling menggigit satu sama lain.’
108.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 228 Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
Please Let Me

Please Let Me

Pria di hadapannya itu harus diberi pelajaran. Ravi pun bangkit dan membetulkan jas kemejanya. Ia pun melempar tong sampah yang ada di dekatnya dan melemparkannya ke Reivant. Reivant menghindar dan tak kuasa menahan amarahnya lagi. Ia tidak peduli jika harus dikeluarkan dari sekolah, asalkan ia harus menghancurkan wajah pria yang membuat masalah dengannya itu. Mereka saling pukul dengan emosi. Keduanya meluapkan amarah mereka tak peduli nyawa jadi taruhannya. Siswa-siswa mulai menyaksikan keributan itu dan tidak berani melerai.
4.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 79 Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
Darling Enemy

Darling Enemy

Selain tangan dan kakinya di gips, tubuhnya juga diikat di atas brankar sehingga ia sama sekali tidak bisa bergerak. Vanilla menarik napas panjang. Beginilah akhir tragedi dari semua yang disebut dengan dendam. Banyak orang mengira bahwa dengan melampiaskan dendam maka rasa puas akan dirasakan dan urusan pun selesai. Padahal mereka salah. Balas dendam hanya akan menutup banyak pintu. Menghilangkan banyak kesempatan dan mengungkungnya pada satu tujuan untuk kepuasan semu. Apalagi jika dendam yang salah dilampiaskan. Kalah jadi debu dan menang jadi arang. Kesia-siaan yang konyol belaka.
1021.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 876 Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
Menyala Istri Sah!

Menyala Istri Sah!

“Aku tahu kamu akan datang. Aku menunggumu.” Arga menegakkan punggung, berusaha menjaga jarak. “Shanaya, kita sudah sepakat. Jangan membuat keributan.” Tawa kecil lolos dari bibir Shanaya, manis tapi menyimpan racun. Ia mencondongkan tubuhnya sedikit lebih dekat, membuat beberapa orang di meja seberang mulai berbisik. “Keributan? Aku hanya menyapa teman lama. Atau kamu takut kalau istrimu tahu kamu bicara denganku?”
66.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 161 Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
Tawanan Cinta Tuan Abizar

Tawanan Cinta Tuan Abizar

Termasuk suara-suara yang berusaha melerai dan menenangkan. Di anak tangga terakhir, Mawar melihat Samuel menghajar Omar. Tapi berhasil dilerai, semua tamu wanita kelihatan takut, tamu laki-laki berusaha melerai keduanya. Sedangkan Abizar yang ada di sudut ruangan hanya memerhatikan sambil terkekeh geli—tidak berusaha melerai atau menyelamatkan ayahnya, Abizar senang menjadi penonton sebuah keributan di depan mayat Aland.
1013.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 484 Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
Batas kesabaran seorang istri!

Batas kesabaran seorang istri!

Sama imbangnya. Paman Ja'far dan Pak Ilham berusaha melerai pertengkaran mereka berdua. Paman Ja'far menahan tubuh Iwan sedangkan Pak Ilham menahan tubuh Rendy. Setelah dilerai pun. Mereka berdua masih saling ingin menyambar satu sama lain. Seperti anak kecil yang berebutan mobil-mobilan. Memalukan sekali. Ekspresi Fitri sampai melongo melihat keributan yang terjadi diantara dua pria ini.
1075.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang memancing keributan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status