Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
How Much Your Money (Bahasa Indonesia)

How Much Your Money (Bahasa Indonesia)

Happy Reading 🌿 Yang nangis jangan lupa siapin tissu 😚 Yang pengen marah, gpp marah aja 🤣 Jangan ditahan 😋 🍂🥀🍂🥀🍂🥀🍂🥀🍂
9.7100.5K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as Menegangkan
Read
+Library
Ternyata Aku Seorang Putri Kerajaan

Ternyata Aku Seorang Putri Kerajaan

“Ikuti.” Ikat pinggang satin longgar. Anli duduk di sisi sofa, jari-jarinya menyentuh pergelangan tangan Xiumei dengan ringan. “Neiguan,” katanya lirih, menekan lembut titik di antara dua tendon. Xiumei merasakan sentuhan itu. Tekanan kecil, namun seolah menekan aliran mual yang naik ke kerongkongan. Napasnya yang semula terputus kini lebih panjang.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as Menegangkan
Read
+Library
Aku menolak ending novel ini!

Aku menolak ending novel ini!

Rantai penekan mana di tangannya mulai bergetar hebat. "Apa?! Bagaimana bisa?! Kau tidak punya mana!" teriak pria itu panik. "Mungkin aku tidak punya mana yang kau kenal," bisik Nara, matanya mulai berpendar dengan warna perak yang asing. "Tapi aku punya sesuatu yang jauh lebih merepotkan."
664 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as Menegangkan
Read
+Library
Belenggu Cinta

Belenggu Cinta

lanjut Selina, dia benar-benar marah. Namun Angga menanggapinya dengan tenang. Seraya mengambil secangkir teh yang ada di hadapannya, lelaki itu berkata, “Untuk ukuran orang yang lagi cari pinjaman, kamu terlalu pemarah, Selina. Padahal nggak ada, loh, yang menganggap kamu gampangan, aku hanya mencoba memberi tawaran terbaik.” “Oh, makasih! Tapi kalaupun harus mati, aku nggak akan pernah menjual tubuhku demi uang!”
2.0K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as Menegangkan
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Dan ia pun duduk di depan gadis itu. "Minum dulu," tawar Reno sambil mendorong segelas Mojito dalam gelas Collins yang terlihat begitu menyegarkan. Potongan lemon dan mintnya meyakinkan Alisya bahwa itu adalah minuman yang ia inginkan di siang yang terik ini. Alisya pun meneguknya tanpa sungkan. Selama mereka makan, Reno terus saja menggenggam tangan Alisya. Ia tidak melepaskannya sama sekali.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as Menegangkan
Read
+Library
Hati yang lemah

Hati yang lemah

pada saat yang sama_ Faber sedang mengecek status-status yang sedang melewati berandanya di f******k dan tertawa sesekali ,kemudian 'NGGIIIIIING' berhenti lalu menyentuh telinga kirinya yang tiba-tiba berdeging keras.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as Menegangkan
Read
+Library
MENANTU SETENGAH DEWA

MENANTU SETENGAH DEWA

teriak Hakya kepada naga itu, dan seketika bongkahan es sebesar-besar kepala sudah siap diantarkan kepada naga itu. Naga tampak terkejut kala melihat bongkahan es berisi api itu, karena pastinya dia paham kalau bongkahan es kali ini bukanlah yang biasa, dan tidak bisa dia lahap sembarangan. “Mari bersenang-senang! Hiiiaaat!” teriak Hakya dan mendorong bongkahan es itu ke dalam mulut naga dan membuat naga itu kewalahan untuk menghindar. Karena kalau dia menutup mulutnya artinya dia mengalah tanpa perlawanan, kalau dia membuka mulutnya dia akan meledak jika makan bola es berisi api itu.
9.888.6K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as Menegangkan
Read
+Library
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Ia letakkan nampan berisi gelas terisi penuh oleh cairan berwana putih keruh, lalu dengan sedikit memaksa ia tarik lengan bundanya. Ria terkekeh, dan itu cukup membuat kedua tamu mereka kebingungan. Tanpa banyak drama, ia menurut dan meninggalkan mereka bertiga. Tertinggal di belakangnya keributan yang menyusul. Aru sibuk bertanya-tanya tentang apa saja yang terlontar dari mulut bundanya. Mala menyambutnya justru dengan candaan. Asta tak peduli, ia lebih memilih menyudahi dahaganya dengan menyeruput minuman segar di meja.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as Menegangkan
Read
+Library
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Suara pengumuman stasiun sesekali terdengar, meredam suara getaran halus dari bawah sana. Kurang. Benar-benar masih kurang. Aku menggertakkan gigi dan menaikkan level getaran hingga maksimal. Pada saat itu, bagian sensitifku terasa mati rasa saking kuatnya rangsangan itu. Namun, ada secercah kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Level ini belum pernah kucoba sebelumnya. Kuat sekali!
3.5K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as Menegangkan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status