Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jejak Cinta Bersama CEO Di balik Pintu kamar

Jejak Cinta Bersama CEO Di balik Pintu kamar

Ivy memejamkan mata, mencoba menghapus bayangan mengerikan yang terjadi semalam dari pikirannya. “Tadi malam beneran terjadi atau cuma mimpi buruk?” bisiknya pelan, hampir tak terdengar di antara suara air. Ada kekosongan yang menggantung di dada. Sensasi tak nyaman itu masih tersisa dan tubuhnya seolah memberi bukti bahwa semua itu bukan sekadar ilusi.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Embun juga terjaga. Mereka saling menatap dalam gelap. “Kamu dengar?” bisik Embun. Aruna menelan ludah. “Iya.” Suara itu tidak lama. Hilang secepat ia datang, meninggalkan keheningan yang lebih berat dari sebelumnya Malam itu, tak ada yang benar-benar tidur nyenyak Karena merek semua tahu besok bukan sekadar latihan terakhir Besok adalah batas Dan setelah batas itu dilewati, tidak ada jalan kembali Angin malam kembali berdesir, kali ini lebih dingin. Tirai jendela kamar perempuan bergerak perlahan meski jendela tertutup rapat. Aruna bangkit dari tidurnya, duduk bersila, mencoba menenangkan detak jantungnya yang tak mau kembali normal. Di sampingnya, Embun menggeliat gelisah, keningnya berker
950 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Menikahi Luka

Menikahi Luka

Aku menangis di bawah malam Dengan rasa sesak yang tak terpendam Semua yang terjadi adalah kelam
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Terperangkap Hasrat Tuan Mafia

Terperangkap Hasrat Tuan Mafia

Binar tersentak kala kilatan memori muncul dengan cepat. Sebuah ruangan gelap. Tangisan. Benturan logam. Jeritan. Binar mundur selangkah dan terengah. “Apa itu? apakah itu masa kecilnya yang ia lupakan? atau hanya mimpi buruk?” Batinnya berkecamuk oleh banyak pertanyaan tanpa jawaban. Matthias hampir menggapai Binar saat melihatnya kalut. Ia benci perasaan ini. Namun, ia kembali menarik ukuran tangannya dan memilih keluar ruangan.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Ketika dia melihat pintu kamarnya yang tertutup, dia baru teringat sesuatu. Tadi malam dia bertengkar dengan Mami karena rahasianya dan Lucky yang ingin bertunangan terbongkar. Mami marah dan mengurungnya di kamar. Dan setelah itu dia menangis sambil mengingat masa lalunya yang menyakitkan. Dan dia sempat berpikir untuk pergi dari sini, tapi masih bingung memikirkan caranya. Dan setelah itu dia tak ingat apa-apa lagi. Mungkin saat itu dia jatuh tertidur karena malam pun sudah larut.
10988 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Aku menghela napas kesal, merasa benar-benar terganggu dan aku tidak bsia tidur lagi sekarang. Ayolah, kemarin aku sudah tidak tidur, kemarin nya juga aku sudah tidak tidur, mengantuk sekali rasanya. Biasanya aku juga tidur siang-siang sih, tapi kan aku juga malam butuh tidur. Hari ini masa aku tidak tidur lagi sih? Begadang mendengarkan suara teriakan itu gitu?"
1017.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 672 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Satu Malam

Kenikmatan Satu Malam

Diusapnya area yang sudah basah dengan cairan tersebut naik-turun. “Tuan.. sshhh.. ahhh,” Saena meremas kedua sisi pinggang Yu Silan. Yu Silan menarik lepas wig serta kacamata dari wajah Saena. Di saat hasrat di dalam diri Saena tengah memuncak Yu Silan dengan sengaja membongkar identitas Saena detik itu juga. Dalam hati Saena menjerit! Dia sangat malu sekali. “Nona Saena Abraham!” Bisik Yu Silan pada daun telinga Saena.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Mengapa Kau Membenciku?

Mengapa Kau Membenciku?

Begitu pula yang tengah dialami oleh Sinta saat ini. Malam itu perasaan Sinta tidak tenang, entahlah ia juga tidak tahu apa yang sebenarnya akan terjadi, tapi ia tiba-tiba merasa begitu sedih karena sesuatu sepertinya akan terjadi kepadanya namun ia tidak mengetahui kejadian apa itu. Ia mencoba untuk memejamkan matanya namun masih juga belum bisa. Seolah perasaan gundah gulana tengah menyiksa batinnya saat ini. Ia hanya mampu membolak-balikkan tubuhnya di atas tempat tidur. Hingga waktu terus saja berputar malam pun semakin larut kedua netra indah itu semakin sayu hingga akhirnya tanpa sadar tertutup rapat dan kemudian terlelap. ~ Ke esokan hari ~
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Wanita Malam

Wanita Malam

Terlepas dari rutinitasnya setiap harinya yang begitu melelahkan. Semua wanita malam mempunyai kisah masing-masing saat mereka datang ke tempat ini yang disebut surga dunia. Tak ada yang mempunyai cita-cita sebagai wanita malam. Setiap wanita di dunia ini memimpikan hal yang indah untuk masa depannya akan tetapi, mau dikata nasib yang mengantarkan para wanita malam ke tempat ini.
9.916.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
GELORA HASRAT SANG MAFIA

GELORA HASRAT SANG MAFIA

Hanya ada jendela yang cukup besar tanpa tirai, menampakkan malam yang kelam tiada bintang. Pemandangan yang suram itu menarik perhatian Sunny. Dia berdiri di depan jendela, menatap malam dengan hampa. “Mama ...” ujarnya lirih. “Aku ingin pulang ...” Dan malam pun berakhir lambat bagi Sunny. Dia yakin bahwa matanya tidak tertidur, dia cukup sadar bahwa semalaman dia menangis, akan tetapi dia mendapati dirinya yang terbaring ketika membuka mata. Oh, Sunny yang malang. Rasa lelahnya telah menghipnotis matanya untuk tertidur, tentu Sunny tidak menyadari itu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status