Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Identity

Identity

Isakan demi isakan menemaniku malam itu. Cahaya matahari menyusup dari celah tirai dan menerpa langsung kedua mata. Aku mengucek mata dan mengerjap-ngerjapkannya sesaat. Kepalaku terasa berat. Mungkin karena semalam aku menangis terlalu lama hingga tertidur. Vian tampaknya tak pulang tadi malam. Sprei dan selimut di ranjang masih terlihat rapi.
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Cahaya matahari itu datang dan mengingatkan bahwa malam telah berakhir, dan semua kegaduhan yang terjadi pada saat malam hari dari dua tempat yang berbeda itu secara perlahan-lahan menghilang secara bersamaan. Aku tampaknya masih terbaring di depan warung, namun aku bukan tidak sadar lagi kali ini. namun seperti tertidur karena kelelahan yang sangat parah karena apa yang terjadi kepadaku dan Ki Ba’a pada malam hari di depan warung.
9.8682.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.0K kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Kabut Cinta Riana

Kabut Cinta Riana

meski sejujurnya aku pun merasa tersiksa dan bisa dipastikan, malam ini aku tak mungkin memejamkan mata. Kututupi sebagian wajah dengan merenggangkan sepuluh jemari karena rasa malu. Benakku masih sibuk berpikir, bagaimana bisa cicak itu tetiba menghilang begitu saja kala Jovan melihatnya ke atas? Ah, cicak! Mengganggu saja. Mungkin kamu mengerti, malam ini malam yang berat untuk kami lalui. *****
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

Dia memejamkan mata memutar kembali memori malam itu. ***
1035.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 878 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Tujuh Bulan Menikah Aku Masih Perawan

Tujuh Bulan Menikah Aku Masih Perawan

Mendung di langit malam ini menyisakan luka di hati, berdiri di sini, menengadah ke langit yang gelap. Tak ada bintang apa lagi rembulan yang menyinari malam ini, hanya ada kegelapan malam. Persis seperti hatiku yang pilu saat ini. Aku benar-benar belum bisa mencerna setiap apa yang dilakukan Mas Dimas padaku.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

“Waktumu hampir habis.” Aku menatap matanya. “Waktuku sudah habis beberapa hari yang lalu. Aku hanya belum menyadarinya.” Dia pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Malam terasa lebih buruk. Bulan terbit membengkak dan tampak salah, cahayanya menembus bangsal seperti jari-jari yang mencari kelemahan. Aku merasakan alam semesta menyelaraskan dirinya, seperti instrumen yang diselaraskan.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

Perempuan dengan mata sembab, tubuh gemetar dan suara tangisan yang masih sering muncul dalam mimpinya. Lintang memejamkan mata pelan. Dadanya kembali terasa berat. “Apa hidup lo sekarang udah lebih baik…” bisiknya lirih. Tidak ada jawaban selain suara pendingin ruangan yang samar memenuhi kamar dan malam itu, seperti malam-malam sebelumnya, Lintang kembali duduk sendirian bersama rasa bersalah yang tidak pernah benar-benar pergi.
607 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Godaan Tuan Majikan

Godaan Tuan Majikan

Hingga sosok itu kembali menghilang di balik lorong dapur. Ia meneguk susu hangat itu perlahan. Hangatnya menjalar ke dada, namun tak sepenuhnya menenangkan. Di kepalanya, satu hal menjadi semakin jelas—malam itu, yang membuatnya terjaga bukan sekadar susah tidur, tapi sesuatu yang telah berhasil mengusik hati dan perasaannya. "Ini bukan akhir, tapi awal dari malam-malam yang lain," gumamnya menatap uap hangat yang masih mengepul di permukaan gelas.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Rahasia Malam Itu

Rahasia Malam Itu

Tanpa tahu kalau di luar sana, dua orang dewasa sedang kehilangan arah di persimpangan cinta dan luka. Anetta menatap langit malam lewat jendela, bibirnya bergetar ketika berbisik pelan: “Kalau semua ini salah… kenapa rasanya kayak nggak ada jalan buat benerin apa pun lagi?”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Madu Membawa Racun

Madu Membawa Racun

"Jika malam yang menjadi penghalang, maka izinkan Aku menjadi bintang, agar selalu mampu memeluk bulan di tengah gelapnya malam," jawabnya sambil menatap mataku dalam. Kunikmati suasana malam ini, kuikuti alurnya hingga menghasilkan sedikit kebahagian semu bersamanya. Detik demi detik berlalu, Ia masih memelukku, sedangkan Aku kini telah jauh kembali pada kenangan masa lalu.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai menembus mata batin tadi malam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status