Suamiku Kuli Terhormat
tebak Ahsin.
Gea mengangguk.
“Kenapa menggambar secara acak?”
“Menggambar cuma karena beberapa situasi. Di saat aku jemu, punya mimpi, muncul ide dan ada juga seperti ceritakan padamu karena dipaksa Papa saat mendaftar lomba.”
“Begitu? Tapi kenapa serapi ini?”
“Mungkin aku sudah punya bakat dari ibu, tapi fokusku yang penting menghasilkan duit. Aku tidak mendalami ini.”