Jaga Jodoh Sejak Dini
“Ya ampun, jodoh lagi. Bisa nggak, sih, Pa, Ma. Menggunakan logika anak zaman sekarang. Ini bukan lagi zaman Papa dan Mama dulu, di mana masih ada perjodohan tanpa adanya cinta.”
“Memangnya kenapa, jika justru dengan sebuah perjodohan hidup kamu lebih terjaga.”
“Terjaga dari apa? Itu justru bikin aku seolah terus dalam aturan dan bayang-bayang Papa sama Mama,” bantahnya tetap bersikukuh. Kemudian tersenyum dengan semua itu. “Jangan bercanda terlalu kelewatan tentang seseorang yang akan jadi pendampingku. Mau mendapatkan dari mana seseorang yang terbaik, jika bukan aku sendiri yang menemukannya.”
Bab Populer