SETELAH KAU PERGI
Manis.
Hellena, sejenak memutar kepala, mengingat-ngingat mobil yang tumpanginya tadi. Hellena tersenyum getir, dia bahkan tidak ingat nama mobil yang ditumpanginya. Bahkan saat abang kernet mengembalikan uangnya, Hellena tidak perduli, dengan enteng menyuruh abang kernet mengambil kembalian uangnya. Hatinya entah berada di mana.
Sekali lagi dipandanginya suasana disekelilingnya yang begitu ramai. Semakin lama Hellena merasa lampu yang berpendar dimatanya, semakin ramai dan berkunang.