Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu yang Baik

Menantu yang Baik

"Oh... Oke..." Setelah turun dari kereta bawah tanah dan hampir sampai di rumah, ayah mertuaku berkata, "Faye, kamu harus lebih berhati-hati, jangan memakai pakaian yang terlalu seksi. Kalau nggak, akan mudah bertemu orang mesum, apa lagi kamu begitu muda dan cantik." Dia sama sekali tidak menyebutkan apa yang terjadi di kereta bawah tanah dan bersikap seperti orang tua yang sedang mengajari anaknya.
8.8298.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai menye menye
Baca
+Pustaka
MENARI BERSAMA HUJAN

MENARI BERSAMA HUJAN

ucap Tasya "Ya terserah kamu lah mau pake alasan apa, aku males ikut mikir," jawab Loki seenaknya "Tapi kamu kan juga ikut ngabisin uangnya yank," kata Tasya yang mulai kesal dengan sikap Loki yang seenaknya "Udah lah, kalau kamu gak mau, kita udahan aja," kata Loki memancing Tasya "Ih kok gitu sih, Ok ok aku Telpon Mas Aji sekarang, kamu diem gak usah berisik," ucap Tasya dengan segera
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai menye menye
Baca
+Pustaka
BE WITH YOU

BE WITH YOU

“Mungkin dia tahu kamu itu nyebelin.” “Nyebelin? Emangnya aku nyebelin?” Telunjuk Manee menunjuk wajahnya sendiri. “Jadi aku itu nyebelin?” Aku memutar otak. “Aku nggak ngomong kamu nyebelin, kan?” “Barusan ngomong...” “Ih, tadi itu cuma dugaan doang.” Manee berdecak. Menyuruput green tea latte kencang-kencang. “Emang aku nyebelin beneran?”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai menye menye
Baca
+Pustaka
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Nek Iyam berbicara lalu dia tertawa. "Tenang saja, kalau masuk angin mah, kan, ntar dikerokin." "Ambu mah ogah ngerokinnya juga, takut kulit lepetnya kebawa, hehe." Nek Iyam menertawakannya. "Sialan." Kakek Samad memonyongkan mulutnya seperti keong terus dia langsung berjalan menuju teras rumah. *
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai menye menye
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Menyebrangi jalan utama ring road utara, di arah timur berjajar kendaraan menunggu lampu hijau menyala. Setiap kali melewati jalan ini, pasti akan terlintas tentang Senja. Namun, entah kenapa malam ini terasa begitu lain. Hatinya terasa panas, menjalar hingga kulit pipinya. "Aku seperti melihat Senja. Ataukah mungkin Senja mengingatku saat ini? Kenapa tiba-tiba aku merasa dia ada? Ya Allah, sebegitu terobsesikah aku padanya?" Darah memompa jantung Bening naik turun. Beristigfar, mengusir kegusaran yang begitu menyedot energi.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai menye menye
Baca
+Pustaka
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

Mulut laki-laki paruh baya berbadan kurus itu komat-kamit entah mengucapkan apa. Beberapa kali jemari tangan keriputnya menabur remahan kemenyan ke atas bara api yang memunculkan asap. Matanya masih terpejam rapat, sedangkan mulutnya masih saja bergerak-gerak dengan bisikan lirih. Senyum licik tersungging di bibirnya yang gelap.
1040.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai menye menye
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Rasa mualnya perlahan naik ke tenggorokan, sementara denyut jantung yang berdetak dua kali lebih cepat. "Tidak apa-apa, Suri. Ayo pegang tanganku," bujuk Pras lembut. Suri mengikuti instruksi Pras karena semakin sesak napas. Ketika lift terasa berayun ke atas, Suri menahan napas. Ia mual karena merasa terjebak dalam kotak sempit ini. Apalagi dua orang anak kecil di depannya terus bertengkar dan saling dorong. Dada Suri serasa akan meledak.
1082.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai menye menye
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Secepat kilat, bayangan itu lenyap, meninggalkan sakit kepala berdenyut dan sensasi aneh di telapak tangannya, seolah ia baru saja memegang senjata berat. ​Apa itu tadi? ​Ia menggelengkan kepala, mencoba mengusir halusinasi aneh tersebut. Mungkin ia hanya kurang tidur. ​“Aku sudah selesai,” kata Arya, suaranya lebih dingin dari yang ia kira.
10897 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai menye menye
Baca
+Pustaka
Dinikahi Calon Adik Ipar

Dinikahi Calon Adik Ipar

“Sayang, boleh main-main sebentar?” Sena berbisik seduktif usai menggigit kecil daun telinga istrinya. Kanya cuma mengangguk pasrah, membiarkan suaminya berbuat apa saja sesuka hati. Bersimpuh di antara kedua kaki Kanya, Sena tersenyum menyeringai sebelum mencari kesenangan di bawah sana. Lidahnya dengan terampil mengeksplorasi area intim yang sudah basah. Bergerak maju dan mundur, naik turun, memaksa Kanya berulang kali mendesahkan namanya lantaran terbuai nikmat yang menjalar hingga ubun-ubun.
1033.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai menye menye
Baca
+Pustaka
Keperkasaan Tukang Kebon

Keperkasaan Tukang Kebon

Setiap semburan disertai geraman rendah dan dorongan kecil, memastikan benihnya mencapai titik terdalam. "Banyak... banget... Maya meracau, matanya berputar ke belakang, lidahnya sedikit menjulur dari mulutnya yang terbuka, Sensasi hangat di perutnya semakin membuncah, terasa seperti air panas yang terus diisi ke dalam wadah yang sudah penuh. "Kental... anget... nggak... berhenti..."
8.8571.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.2K kali sebagai menye menye
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status