Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mati Kembar

Mati Kembar

Sunggu hari ini adalah hari penuh kebahagiaan juga juga kekecewaan datang bersamaan. Yang pasti aku bersyukur karena masih bisa melihat senyum ceria di wajah kedua putri kembar ku. Meski sang papa acuh tak acuh. Namun setidaknya ia berbagi senyumnya dengan kami walau mungkin itu sangat terpaksa ia lakukan. Atau semua itu hanya kegalauan semata yang menguasai hatiku. Bersambung .... Terima kasih teman-teman yang sudah bersedia membaca kisah Adinda dan si kembar. Semoga suka ya. Jangan lupa vote dan follow ya. Makasih 😍😍 Follow aku di I* juga zika.amell
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai meraga sukma
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SUAMIMU

SUAMIKU SUAMIMU

“Kamu dari mana, Dek? Kenapa teleponku tidak dijawab?” tanya Fuad setelah mereka berdua masuk ke dalam rumah. “Aku membeli ini tadi sebelum pulang. Antrenya lama karena ramai tadi.” Sofia menunjukkan keresek hitam yang dibawanya pada Fuad. “Apa itu?” “Makanan kesukaanmu, sate kambing. Aku tidak masak hari ini, jadi aku membeli sate kambing untuk makan malam kita nanti.”
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai meraga sukma
Baca
+Pustaka
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

Tubagus Dharmusuri kemudian menjelaskan lagi, “Yang selama ini kau kenali dari dirimu hanyalah tubuh jasmanimu saja, padahal kau masih mempunyai lagi diri yang lebih halus, itulah sukma. Sukma setiap manusia berasal dari alam langit yang tinggi, dan dia tercipta dari pancaran cahaya. Perumpamaan hati kita adalah seperti sebuah ceruk yang di dalamnya terdapat pelita, dan ceruk itu tertutupi oleh lapisan kaca yang sulit untuk ditembus. Semakin kaca itu kabur akibat kotoran, maka semakin terhalanglah cahaya pelita itu untuk terpancar keluar, namun bila kaca itu bersih, maka sinar pelita itu akan semakin menjadi terang benderang. Renungkanlah itu, Giandra.” ***
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai meraga sukma
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Ki Suwita hanya bisa merasakan keberadaan energi Elang, namun dia tak bisa melihat jelas wujud Elang. Agar tak kalah set, Ki Suwita segera menerapkan aji Raga Sukma miliknya. Splash..! Sukma Ki Suwita lepas dari raganya, dan langsung berhadapan dengan sukma Elang di dalam kamar prakteknya. “Hmm. Rupanya kamu yang memagari Barja, anak muda. Pergilah jangan ikut campur urusanku..!” seru sukma Ki Suwita.
9.963.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai meraga sukma
Baca
+Pustaka
MERINDUKAN SURGA

MERINDUKAN SURGA

“Ya Rabb … aku tahu, dosaku setinggi gunung dan sedalam lautan. Tetapi, aku tetap merindukan surgaMu.” Salma melanjutkan kembali langkahnya. Hingga akhirnya dia berada di ujung kebun karet di sisi satunya, bukan di sisi gudang terbengkalai. Lokasi tempatnya berdiri sekarang, langsung terhubung dengan rumah Wahyu, sementara lokasi kilang berada di area depan yang sangat luas. “Bismillah … semoga ini yang terbaik.”
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai meraga sukma
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

“Suara rajawali sakti!” Hati Sukma Harum mencelos. Mahaguru ini ternyata mewariskannya seekor rajawali sakti. Makhluk dalam legenda yang dahulu pernah menjadi tumpangan dan sahabat dari pendekar terhebat se Nusantara, Prabu Brama Kumbara. Dulu juga Sukma Harum pernah mendengar bahwa para pendekar dari negeri Tiongkok pun pernah mengendarai Rajawali seperti ini.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai meraga sukma
Baca
+Pustaka
Suami Perkasa

Suami Perkasa

“Papa... kami ini bukan mainan.” Argantara tersenyum tenang. “Tenang, Keira. Papa akan bicara sama dia. Tapi kamu juga harus siap... karena Sukma itu bukan perempuan biasa. Dia bukan cemburu, bukan cari perhatian. Dia... racun manis. Sekali kena, susah lepas.” ---
109.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai meraga sukma
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

Begitulah jawaban Raga setiap kali Sukma mengingatkannya. Sukma merasakan mendapatkan keberuntungan yang luar biasa. Bisa mendampingi Raga dan menjadi menantu dari Pak Bagas. Karena itu, dia menjalani hari-hari dengan menyenangkan dan penuh kebahagiaan. Sesekali menelpon Abah dan Ambu, atau hanya menanyakan keberadaan Sisil yang konon alamatnya masih minta dirahasiakan. *** Trimester pertama usia. Tri mester kehamilan kedua tetap dijalaninya dengan sabar. Hingga kini akhirnya tiba pada saat yang dinantikan dengan lancar.
10154.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai meraga sukma
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
Aruna Putra Api

Aruna Putra Api

“Lantas apa hubungannya Meraga Sukma dengan Lembat Brabat?” “Meraga Sukma adalah awalnya. Lembat Brabat memanipulasi ruang dan waktu melalui pemusatan pikiran tingkat tinggi. Hingga kau mampu memindahkan tubuhmu sendiri atau material lain dengan sekejap. Sesungguhnya kau melalui dunia ruh demi memangkas waktu,” terang sosok itu.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai meraga sukma
Baca
+Pustaka
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

Ia beristirahat sejenak memulihkan tenaganya. “Sudah aku katakan, kau harus menguasai Meraga Sukma lebih dahulu! Kondisi spiritual pengguna Meraga Sukma sudah berbeda dari orang biasa,” ucap Prabu Warasena masih terus terpejam memusatkan konsentrasi. “Tapi setahuku Patih Waradhana tak menguasai Meraga Sukma, tapi dia dapat dengan mudah menggunakan Wikararupa,” protes Sakuntala.
1098.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai meraga sukma
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status