Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

Wanita itu terlihat gelagapan dan tidak tahu harus menjawab apa, sedang Mas Haris seolah menangkap apa yang aku maksudkan, ia meminta maaf dengan isyarat kedua tangan yang ia tangkupkan di dada. Hmm, bubuk merica putih, jahe dan pupuk cabe merah yang kutambahkan dalam jumlah banyak, dan saat ini kusimpan di kantong, sangat membantu niatku memberi pelajaran mempermalukan madu baruku itu. Rasakan!
7.3K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as meraga sukma
Read
+Library
Suka Duka Ibu Tunggal

Suka Duka Ibu Tunggal

Kulitku terlihat putih, kencang, dan menggoda. Tepat tengah malam, aku mengunggah foto itu di media sosial. Aku mengatur agar foto itu hanya bisa dilihat oleh Orlando. Keterangan yang kutulis adalah .... [ Malam seorang diri, cuma bisa begini saja. ] Orlando dikenal sebagai orang yang suka bergadang, jadi aku yakin dia akan melihatnya. Benar saja, beberapa menit kemudian, notifikasi pesan muncul.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as meraga sukma
Read
+Library
GEMA JATI

GEMA JATI

“Harusnya kau gak satu sekolah sama kami. Kaupikir kau hebat karena jadi murid teladan dan selalu juara atas? Kaupikir kau bisa masuk perguruan tinggi? Jadi cendekiawan di istana? Bapakkau cuma buruh, Jati. Kau gak mampu, kenapa maksa banget, sih?!” “Lihat, kan? Sekarang kautahu apa resikonya berurusan sama kami!” Soga bicara lagi. “Resiko macam ini? Pakai bantuan orang berkuasa? Ini malah nunjukin kalau kalian memang kalah dari aku,” kata Jati. “Kau!” Kali ini Tikta benar-benar marah. “Udah gak berdaya masih juga kau banyak omong. Kau sama sekali gak takut, ya?”
442 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as meraga sukma
Read
+Library
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

Ayah mertua sepertinya menyadari usahaku, lalu membisikkan ancaman di telingaku dengan suara rendah, "Jangan bergerak. Kalau kamu berani bergerak lagi, akan kubuat semua orang di kereta bawah tanah ini melihat betapa memalukannya dirimu." Terkejut oleh ancamannya, tubuhku tiba-tiba gemetar hebat, dan kedua kakiku menjadi kaku di tempat. Dari belakang, kembali terdengar suara ayah mertua yang penuh kepuasan. "Benar, begitu baru benar. Nggak perlu kamu jelaskan, aku sudah tahu betul kamu itu orang macam apa. Di tempat ramai seperti ini, rasanya pasti lebih menegangkan. Aku tahu kamu juga ingin mencobanya."
217.2K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as meraga sukma
Read
+Library
Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

“Mama kapan pulang,” kata Lestari di ujung telepon. “Kalau sudah dapat uang, sayang. Kenapa memangnya?” “Lestari pingin boneka beruang, Ma!” “Boneka beruangnya yang warna apa?” “Hmm… warna apa, ya? Coklat, Ma. Biar sama seperti beruangnya Marsha!” “Beneran yang warna coklat? Gak yang lain?”
416 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as meraga sukma
Read
+Library
Tergoda Gairah Pembantuku

Tergoda Gairah Pembantuku

Kita camping di Vila, seandainya dingin dan tak kuat berada di luar, kita bisa masuk kedalam kamar. Hari sudah sore, dan aku sangat bahagia menghirup udara puncak yang begitu segar dan dingin. Suasana yang tak pernah aku temukan jika berada di Jakarta. Tiba-tiba, ponselku berbunyi. Nama kontak 'My Dear, Husband' memenuhi layar ponselku. Mas Rendi mengirimiku pesan sore ini. 📩 My Dear, Husband
1026.6K viewsOngoingAdded to Library 610 Times as meraga sukma
Read
+Library
SUAMI YANG TERGADAI DEMI RUPIAH

SUAMI YANG TERGADAI DEMI RUPIAH

* “Jagain suamiku baik-baik, ya, Suk!” Arumi menepuk pundak Mirza sebelum mengantarkannya pada Sukma dan suaminya, Bagas. Melepas dengan penuh kebanggaan saat amplop cokelat tebal telah diberikan Sukma ke tangannya. Pagi ini, Mirza akan berangkat ke Jakarta bersama Sukma untuk mencari banyak uang di ibu kota Jakarta. Pekerjaan apa pun, Arumi hanya membutuhkan uang saja.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as meraga sukma
Read
+Library
Pria Tampan di Mimpiku Ternyata Suami Orang

Pria Tampan di Mimpiku Ternyata Suami Orang

Ia merogoh saku celana, mengeluarkan sapu tangan kecil, lalu tanpa berkata apa-apa, menyodorkannya ke Sukma. “Lap pundak kamu. Basah banget.” Sukma menatap sapu tangan itu, lalu mengangguk pelan. “Makasih.” Mereka diam sejenak. Hanya suara hujan dan detak jantung yang entah kenapa terasa lebih keras dari biasanya. ***
102.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as meraga sukma
Read
+Library
DIKEJAR CINTA MANTAN SUAMI

DIKEJAR CINTA MANTAN SUAMI

Sukma masih melanjutkan omelannya. “Ini lho Kar gamis warna peach cocok untuk kulit kamu tujuh ratus ribu harganya.” Sukma menunjukkan gamis warna peach dengan hiasan renda di bagian dada dan ujung lengan. Manis sekali baju ini. “Astagfirullah, mahal amat bu, nggak ada yang dua ratus apa yang seratus lima puluh gitu, kalau tujuh ratus tuh buat makan sebulan Deh Suk.”
7.336.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as meraga sukma
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Siapa yang harus disalahkan? Dalam kegelapan, Huo Mian menghela nafas dengan lembut. Dia tahu bahwa beberapa hal tidak dapat dijauhkan selamanya. Ini adalah hal-hal yang tidak bisa dihindari. Pinggiran kota, di distrik kelas atas- Sebuah Audi R8 perak melaju perlahan ke halaman rumah megah, dan selusin penjaga membungkuk ke arah mobilnya dengan hormat.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as meraga sukma
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status