Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Fight For Love

Fight For Love

tanya Violet sambil mengibaskan gaunnya untuk menggoda kekasihnya. Alfred melangkah pelan semakin mendekatinya, lalu mengelus kepalanya dengan pandangan berbinar. “Kau terlihat seperti bunga violet sungguhan.” “Tapi bunga violet itu berwarna ungu, sedangkan gaun yang kau pilih itu berwarna pink.”
9.922.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 509 Beses bilang merah violet
Ipakita ang mga Review (25)
Read
+Library
Arien Adjah
Apa mataku rada pedes n sensi ya, masa baca si babang Gabriel bilang "aku akan berjuang demi wanitaku tercinta, Charlotte Viscount, eh bacanya jadi discount, Astaga, ampuuuun kakak 😂😂😂😂😂😂 sepertinya ini efek aku cemburu 🙊🙊🙊
ayyona
ah....suit..suit 😍😍😍 kk author mulai deh 🤭🤭🤭 ih pangeran lg sembunyi msh sempat shopping loh beliin baju buat charlotte. eh...jd sah nih? ya udah ga usah pesta dulu, ntar aja kalo dah aman. sama kyak di RL pd akad aja, pestanya ntar stlh corona kelar 😄😄😄
Basahin ang Lahat ng Review
Tahanan Sang Alpha

Tahanan Sang Alpha

Wanita paling cantik yang pernah Violet lihat berada di luar pintu, menatapnya dengan ekspresi yang sangat serius dan menakutkan. Wanita itu memiliki kulit kecokelatan dan rambut keriting hitam panjang. Tapi yang paling membuat Violet terkesan adalah matanya. Warnanya ungu, sesuatu yang belum pernah dilihatnya. "Jadi kamu yang disebut Violet," kata wanita itu, dengan suara yang tajam seperti pisau. Violet bisa merasakan tubuhnya menggigil ketakutan. "Ya. Mmm... Senang bertemu denganmu...?"
773 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 25 Beses bilang merah violet
Read
+Library
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

"Haloo apa kabar cintaku, tanah airku, tumpah darahku? Mukanya kenapa jadi jelek begitu?" Violet melotot dan menggelengkan kepala ingin menghentikan perkataan Mario. "Ya, ampun sayang...ada putih, kuning, merah bercampur disitu. Emang kamu yakin bakal cantik besok?" "Ehhmmm." Deheman bu Em mengejutkan Violet, "Siapa, tuh? Ngedehem aja." Violet menundukkan kepalanya. Si duren makin jadi nih.
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 150 Beses bilang merah violet
Read
+Library
Aster [Indonesia Ver.]

Aster [Indonesia Ver.]

Rona merah muncul begitu saja di pipi Violet, ia tersipu karena aksi Zein yang menciumnya tiba-tiba. “Cie blushing,” goda Zein yang semakin membuat pipi Violet memerah. “Udah ah! Aku malu tahu.” Violet menyembunyikan wajahnya di dada Zein. Wangi parfum yang sangat ia kenal, menempel dibaju lelaki itu. Buru-buru Violet melepaskan pelukan tersebut, ia berjalan menuju lemari, mengambil sesuatu di sana.
103.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 80 Beses bilang merah violet
Read
+Library
Blue Flame

Blue Flame

Rambutnya, yang berwarna merah maroon gelap, jatuh berantakan di dahinya, memberi kesan liar namun tetap elegan. Tatapan matanya tajam, berwarna biru muda seperti terangnya langit dengan sedikit kilauan merah samar di sisinya, sebuah pertanda dari darah vampir yang mengalir dalam dirinya. Posturnya tegap dan penuh percaya diri.
653 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang merah violet
Read
+Library
Menikah Dengan Asisten Suami

Menikah Dengan Asisten Suami

tolak Arkana melirik tangan Violet yang masih menjelajahi tubuhnya. "Benarkah? Lalu bagaimana dengan nyonya besar? Aku rasa, dia akan langsung menghancurkan kesepakatannya denganmu tidak lama setelah aku melancarkan rencanaku selanjutnya," tanya Violet. Violet mengambil satu langkah. Mendaratkan bibirnya pada bagian kanan dada Arkana. Meninggalkan sebuah bekas lipstik berwarna merah di sana. Dan setelah itu, ia kembali mundur satu langkah.
149 viewsOngoingIdinagdag sa Library 3 Beses bilang merah violet
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

Langit senja menggantung di atas kota dengan warna keemasan yang lembut. Pandangan Evelune tanpa sadar kembali jatuh pada vas kecil di meja dekat jendela. Mawar merah itu masih berdiri di sana. Kelopaknya belum layu. Warnanya masih sama pekatnya seperti saat pertama kali ia membawanya pulang. Evelune menatapnya beberapa saat. Lalu tanpa berkata apa pun, ia mematikan lampu toko satu per satu. Namun sebelum benar-benar meninggalkan ruangan itu, tangannya sempat berhenti di dekat vas kecil tersebut.
10512 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang merah violet
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Sebelum telinganya memerah karena Malu. -To be continued-
109.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 314 Beses bilang merah violet
Read
+Library
Payung Merah

Payung Merah

Reiden terkekeh. "Bukan karna uang aku memberinya kartu nama, dia membawa payung merah," beber Axel. Reiden masih terkekeh, "Apakah semua gadis yang membawa payung merah akan kau beri kartu nama?" Axel menangkap nada sindiran dalam nada suara Reiden, "Bukan payung merah biasa, itu payung merah milik kita." Reiden terkesiap, "Kau serius?"
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 154 Beses bilang merah violet
Read
+Library
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Semua menatap ke atas net. Di sana berdiri sosok wanita berambut panjang terurai, mengenakan gaun merah pudar, mengambang beberapa sentimeter di atas tanah, tanpa kaki. "Makkk... KUNTILANAK MERAHHHH!!" jerit seseorang yang suaranya nyaring, entah siapa.
869 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang merah violet
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status