Suami Dadakanku Bukan Pria Sembarangan
“Kamu tahu nggak, Sayang. Aku bangga banget. Kamu bukan cuma mewujudkan mimpimu, tapi juga bikin orang lain ikut bersinar.”
Senja menatapnya heran.
“Maksud, Mas?”
“Abel,” jawab Langit pelan.
“Aku lihat sendiri gimana kamu dampingi dia. Tapi jujur, aku juga kagum sama dia. Rajutannya sekarang luar biasa, pesanan sampai luar kota bahkan luar negeri. Toko kecilnya, Rajutan Asa, makin ramai. Semua karena kamu percaya padanya. Kepercayaan yang kamu berikan padanya membuatnya semakin ingin bangkit. Kamu memang istri, kakak, anak dan ibu yang hebat, Sayang.”
الفصول الرائجة