Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PESONA

PESONA

"Berani sekali kau mengatakan hal itu pada ibu mertuamu?!" Sepertinya dia emosi dan marah saat aku menghinanya, dia menunjukku dengan jari telunjuknya lalu hendak menamparku, namun untungnya aku sigap menangkap tangannya dan menghempaskan tangannya dengan kasar. Kalau dia menerapkan tentang sopan santun, hormat dan menghargai, serta hubungan baik antara menantu dan ibu mertua, pasti aku tak akan berani berkata seperti itu padanya. Namun dia yang memulai dan aku hanya melakukan hal yang sama. "Maksudmu ibu mertua yang bermain serong dengan anak tirinya sendiri di belakang suaminya dan menantunya?"
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Baca
+Pustaka
AKU MEMBUNUH IPARKU

AKU MEMBUNUH IPARKU

jawabku sekenanya. "Jadi cuma mertua saja yang dikirim?" tanyanya sinis. "Iya, sebab menantu punya kewajiban menghormati, menyayangi, dan mencintai mertua seperti menghormati, menyayangi, dan mencintai orangtua sendiri," jawabku. "Ipar tidak perlu dihormati, disayangi dan dicintai ya?" cecarnya.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Baca
+Pustaka
Aku istrimu, Mas!

Aku istrimu, Mas!

“Putriku Susan, dia punya impian. Dia ingin pernikahan mewah dan banyak tamu berdatangan yang sangat kagum dengan pernikahannya, memberikannya banyak sanjungan. Ah, aku mengerti! Kamu iri dengan pernikahan Susan.” Ibu mertuanya itu menunjuk dengan jari telunjuknya, kasar ke arah Arum. “Menantu tidak berguna! Kau hanya tau menghancurkan impian orang lain, karena dirimu tidak pernah mendapat yang orang lain miliki. Kau harus banyak-banyak berdoa, agar tuhan tidak mengazabmu karena perasaan iri yang kau punya itu.” “Astaghfirullah, Bu aku tidak begitu,” Arum membuka suara setelah lama bersabar disana.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Baca
+Pustaka
Kasur Lapuk Untuk Ibu

Kasur Lapuk Untuk Ibu

Woi lihat tingkah bar-bar mu itu, mana ada menantu yang hidupnya betah bersama denganmu nantinya, secara tingkahnya saja begitu menyebalkan. Mulutnya begitu pedas seperti cabe setan seratus biji dimakan semua, ah dasar kenapa aku harus bertemu wanita aneh seperti Ibu itu. Semoga aku dijauhkan dari mempunyai mertua macam macan begitu, bisa mati muda sepertinya aku jika sampai memiliki suami beribu kan wanita judes itu. Aku sampai bergidik ngeri sendiri, membayangkan jika sampai memiliki seorang mertua sepertinya, bisa-bisa hidupku seperti dalam neraka.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Baca
+Pustaka
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

jelas Mama Dinda. Mertua toxic, mungkin tidak ada yang bisa menantu lakukan untuk membuat mertua bahagia. Pasalnya, mertua toxic akan menemukan kesalahan pada semua hal yang menantu lakukan, katakan, kenakan, atau bahkan hal-hal yang dicapai. Selain tidak senang dengan segala hal yang menantu lakukan, jika menantu mengacaukan sesuatu atau mertua mengira mengacaukannya, mertua toxic akan menyalahkan. Misalnya, mereka mungkin mengatakan bahwa menantu adalah penyebab anak mereka tidak bisa masuk sekolah kedokteran atau tidak sukses.
9.544.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Baca
+Pustaka
SUKSESNYA ISTRI YANG DIREMEHKAN

SUKSESNYA ISTRI YANG DIREMEHKAN

Aku sudah malas melayani dua wanita itu. "Mentang-mentang sudah mandiri kamu sudah sombong ya? Dulu, kalau gak ada anak Ibu yang kasih kami makan, mungkin kamu sudah mati kelaparan!" ejek mantan ibu mertua. "Ibu, kenapa ada disini? Kamu juga Rani. Kenapa gak bilang-bilang mau kemari?" Mas Raka dan Rita berjalan mendekati meja kami. "Mantan istrimu sombong sekali ya, Raka? Gak salah kamu menikah lagi!" adu mertua membuat emosi semakin naik ke atas ubun-ubun.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Baca
+Pustaka
MENIKAHI MANTAN SUAMI

MENIKAHI MANTAN SUAMI

Lalu tak lama kemudian naik pangkat menjadi menantu yang selalu Ibu pamerkan ke teman-teman arisannya dengan bangga. Dan Tabitha juga dengan bangga melakukan hal yang sama. Saat mengobrol dengan rekan-rekan kerjanya di kantor, Tabitha sesekali menceritakan tentang ibu mertuanya, membuat rekan-rekan kerjanya yang sudah menikah iri karena ibu mertua mereka tidak sebaik Ibu. Bahkan, di depan Sakha, Tabitha bisa membuat laki-laki itu iri hanya karena bicara tentang Ibu.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 670 kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

puji Purwati tulus terhadap sang menantu. “Entahlah Bu, lelaki memang susah untuk di mengerti. Sudah Bu, Sifa tak ingin membahasnya lagi. Sifa, tak ingin Ibu sedih. Insyaallah jika semua sudah pasti, nanti Sifa akan meminta pertimbangan Ibu! Hanyalah ibu yang Sifa miliki saat ini, ibu mertua terbaik yang pernah ada dan Sifa adalah salah satu menantu paling beruntung di dunia ini karena mendapatkan kasih sayang itu. Tak banyak menantu di luaran sana yang memiliki ibu mertua yang menganggap menantunya anak sendiri,” kata Sifa membalas pujian mertuanya itu.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Kesuksesan Istri Berdaster

Kesuksesan Istri Berdaster

ucap Marwa. "Ibu jangan pulang dulu!" lanjutnya lagi. Wajah yang dipenuhi kerutan semakin berkerut ketika mendengar ucapan Marwa. Ia hendak protes kepada menantu yang dianggapnya sudah durhaka itu. Hatinya memanas, harga dirinya terluka sebagai mertua. Seharusnya sebagai menantu, apalagi yang tak diharapkan Marwa bisa mengambil hatinya. Namun, kini malah menentangnya.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Baca
+Pustaka
Dipaksa MPASI Dini

Dipaksa MPASI Dini

Tapi aku sedikit tenang karena semuanya sudah aku pasrahkan kepada Adit agar bicara mengenai kejelekan Rina selama di rumah ini yang tidak mau menurut kepadaku. Bukannya hukumnya wajib menantu menurut dengan mertuanya? Jika membantah bisa dibilang anak durhaka. Karena mertua dan orang tua itu kan sama. Kalau sudah nangis jejeritan seperti tadi yang susah siapa? Aku juga kan yang susah. Apalagi suaminya besok ada rapat pasti juga akan terganggu. Aku saja tadi mau istirahatpun tidak bisa karena mendengar Romi terus saja rewel. Rasanya kasihan sekali melihat cucuku seperti itu. Semua itu karena keegoisan ibunya sendiri.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai mertua yang iri terhadap menantu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status