MAWAR
Gadis itu mendongakan kepalanya, dia melihatku dan tersenyum tanpa mengatakan apapun lalu tertunduk kembali.
Aku merasakan desiran aneh dihatiku saat melihat senyuman itu, juga sedikit takjub dengan mata gadis itu yang terlihat indah meskipun terhalangi oleh kacamata tebalnya.
"Dan wanita itu bernama Shinta, calon mertuamu, lalu gadis cantik itu anaknya yang kedua, namanya Nadin, dia baru berusia 8 tahun, masih Sekolah Dasar." tunjuknya kepada dua orang yang tengah memperhatikanku.