Air Mata Aruna
jawab polisi bernama Akbar.
“Baik Pak, biar kami yang akan mengabari keluarga Anisa. Terima kasih banyak , Pak,” tutur Aruna menutup pembicaraan diantara mereka.
“Maaa..., Mama..., Bangun Maa.., Mama harus sabar dan ikhlas. Kasihan papa kalau Mama seperti ini. Bangun Maaa..., hikss... hikss...,” tangis Aruna pecah saat melihat Latifah masih tak sadarkan diri.