Pendekar Kera Sakti
Mungkinkah aroma harum itu menebar dari wangi-wangian yang dipakai si penguntit.
Dengan sedikit memalingkan muka ke kiri, Sekar Telasih menajamkan indera pendengarannya, karena indera penglihatannya tak dapat diandalkan lagi. Namun ketika melihat puncak Gunung Lawu yang tersaput mega, debar-debar hati gadis cantik itu menghilang perlahan. Malah, dia berdiri terpaku sampai beberapa lama untuk menikmati pemandangan indah yang menyejukkan matanya. Selama tinggal bersama Kembang Andini di dalam sebuah hutan lebat, nyaris tak pernah Sekar Telasih melihat wujud gunung. Yang dilihatnya sehari-hari hanyalah jajaran pohon dan semak-belukar. Oleh karenanya, tak bosan si gadis menatap puncak Gunung Law
Hot Chapters