MAWAR
Nico membuka laptopnya, sebelum memeriksa pekerjaannya, dia akan melihat rekaman cctv di kamar Mawar terlebih dahulu, sengaja dia hubungkan ke laptopnya agar bisa memantau Mawar setiap saat.
Ponselnya berdering, Nico mengernyitkan alisnya sebab nama Mamanya yang tertera disana.
"Bagus sekali, Nic. Kau ke Norwegia bahkan tidak memberitahu Mama," Suara Shenna di sebrang telepon langsung menyambut indra pendengaran Nico.
Nico mengernyitkan keningnya, "apa yang Mama biacarakan, aku bahkan sudah memberitahu Mama sebelum keberangkatanku,"