Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

'Kenapa mereka masih tidak mau berhenti dan malah semakin menjadi-jadi? Byyuuurrr! Air yang membasahi tubuh tak cukup membangunkan Aria dari alam bawah sadarnya. Tatap matanya kosong, tapi orang-orang itu sama sekali tidak peduli bagaimana keadaannya. Mereka malah tertawa melihat keadaannya yang tidak berdaya. Mereka semua tidak peduli, bahkan mereka mulai memaki Aria. "Lihat nih ekspresinya!" seru Fara, kegirangan dengan ide yang diberikan Mona sebelumnya.
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai montok banget
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

(Alhamdulillah, jaga yang benar ya, kalau ada apa-apa, temui si Anto, dia ahlinya itu) (Bang, Montok keknya mau melahirkan) (Cepat panggil si Anto, aku belum bisa datang) (Bang, sudah lahir, Alhamdulillah selamat) (Alhamdulillah) Iseng-iseng kucoba balas. (Montok stres karena apa?) ting, terkirim. (Kata si Anto sindrom baby blues) Wah, siapa si montok ini, apa suami sudah main gila, punya istri di tempat lain? "Bang, Siapa si Montok?" tanyaku pelan sambil berusaha menahan emosi. "Si Montok?" Alis suami menyatu. "Aku kurang montok apa, Pah?" kataku lagi seraya menunjukkan HP-nya. Dadaku sudah bergemuruh, akan tetapi kucoba tetap tenang.
1041.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 962 kali sebagai montok banget
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

“Lamun geus beres, maneh pasti bakal leuwih hebat deui tibatan ayeuna. Kabeh popularitas anu maneh tarima, taun hareup bakal meunang dua kali lipatna. (Kalau sudah selesai, kamu pasti akan lebih hebat daripada sekarang. Semua popularitas yang kamu terima, tahun depan akan mendapatkan dua kali lipatnya.)” Makhluk itu kembali melompat-lompat, bahkan beberapa kali dia memanjat pohon dan melompat dari pohon satu ke pohon yang lainnya, seperti monyet pada umumnya. Namun makhluk itu lebih besar dan lebih menyeramkan dari kebanyakan monyet yang berdiam diri di Gunung Sepuh ini. Namun Vito hanya terdiam, tatapannya masih terlihat serius dan memandangi makhluk itu yang terlihat sedang menari-nari di
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.5K kali sebagai montok banget
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

Ucok pergi sama cinta monyet, aku sampai jalan kaki jauhhh kali," kata Udin. "Ya, Allah," "Siapa monyet, gak boleh bilang orang monyet," kata Bang Parlin. "Si Amanda, dia kok yang bilang dirinya monyet, aku cinta monyet gitu," kata Udin. "Hahaha," Butet tertawa ngakak. "Awasi kau, Tet," kata Ucok. "Ampun Bang Jago yang cinta monyet," kata Butet.
1080.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai montok banget
Baca
+Pustaka
Aku Suka Kamu, Tapi ....

Aku Suka Kamu, Tapi ....

“Apa yang sebenarnya ingin kamu katakan? Ah? Aku kalah?” “Memupuk rasa benci itu perlu,” jawab Monik lunak. Ia berdiri di sisi Adit memandangi parkiran mobil. Kemudian ia menggeluarkan sebungkus rokok rasa mint dan menawarkan ke pada Adit yang langsung ditolak. Adit mengacak rambuntnya terlalu frustasi. Ia lalu berdiri dan meninggalkan Monik.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai montok banget
Baca
+Pustaka
Kisah Cinta Jinny dan Jai

Kisah Cinta Jinny dan Jai

"Udah banyak kali," "Dasar monyet!" "Yang penting ganteng," "Ganteng dari hongkong!" "Gue asli Indonesia," "Indonesianya dari hutan," "Iya hutan dihati kamu," "Najis!" "Gue suci dan bersih kayak biksu tong," "Salah! Lo monyetnya," "Aslinya ganteng kan," "Cih ganteng apanya tu ka-" "STOOOOPPPPP!!!!!!!"
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai montok banget
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Mawar memberi clue agar Nani mampu menjawabnya. Kata yang harus dijawab Nani adalah Monkey. Yang artinya hewan monyet. Jadi Mawar memberi clue tentang hewan yang mirip manusia dan suka makan pisang. Tapi Mawar ngucapnya dengan Bahasa Inggris. Karena tujuan dari game ini adalah melatih speaking kita dalam mendeskripsikan sesuatu. Berhasil Nani pun mampu menjawabnya.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai montok banget
Baca
+Pustaka
Di Balik Status WhatsApp Suamiku

Di Balik Status WhatsApp Suamiku

“Bantu apa?” Brak! “Ngelamun mulu, ngelamunin apa sih? Hutang negara?! Yaelah, santai aja kali, negara juga gak minta lo buat bayar,” cerocos Mona. Ia datang sembari menggebrak meja, membuat ku nyaris jantungan karena tingkahnya. “Kenapa sih suka banget ngagetin?” omelku. Mona membalasnya dengan tawa. Di kantor ini memang hanya Mona yang mau berteman denganku, yang lain memilih jaga jarak, entah karena alasan apa.
8.776.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai montok banget
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Doakan Cepat Mati, Kini Jadi Istri Atasanmu

Istri yang Kau Doakan Cepat Mati, Kini Jadi Istri Atasanmu

jawabku diiringi tawa getir. “Monty kenapa?” tanya Kenzo polos, ketika menunggu antrean di depan kasir.. Aku menggelengkan kepala sambil mengusap kepalanya. “Nggak apa-apa, Sayang. Monty cuma capek aja.” Kenzo tampak mengerutkan dahinya berpikir sejenak, lalu menggenggam tanganku erat-erat. “Aku nggak mau Monty sedih,” ujarnya menggelengkan kepala.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai montok banget
Baca
+Pustaka
DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

Deni bercerita dengan berbisik. "Cara jalannya kayak monyet, suaranya juga mirip monyet, suka garuk-garuk kayak monyet, wes wes kabeh-kabeh mirip monyet." Lanjut Deni meringis ngeri. "Dia cuma bisa makan pisang, bahaya banget, monyet dalam wujud manusia. Terakhir dia mukulin warga karna pisangnya ngga boleh diminta." *kabeh-kabeh = semuanya
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai montok banget
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status