Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
YOU

YOU

batin Kesya bertanya "Maafkan saya nona, saya tidak berani membantah perintah Tuan Sean. Jika anda membutuhkan sesuatu, anda hanya perlu menekan tombol wireless yang ada di dalam kamar." jelas citra cepat yang sama sekali tidak dipahami oleh Kesya. "Kalau begitu, saya permisi nona." pamit citra undur diri sembari membungkukkan setengah badan.
9.911.0K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as mouse
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Fabio meletakan laptop itu di atas pangkuan Mawar. "Tekan tombol itu," tunjuk Fabio pada tuts untuk memutar Video. Mawar menurut, karena sedikit penasaran dia pun langung menekan tombol pemutar video. Kedua netranya melebar saat melihat sebuah video yang memperlihatkan rumah besar, terlihat indah.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as mouse
Read
+Library
Castle

Castle

Seperti sudah lama sekali. Di hadapanku, ada berbagai jenis busur panah. Ada yang biasa, ada yang melengkung di bagian ujungnya, ada pula busur panah yang biasa digunakan ketika berkuda. Mataku tertuju kepada busur panah jenis yang melengkung ujungnya. Terasa sangat familier. Aku mengusapnya—terasa ada yang beda. Aku menemukan ukiran bentuk dedaunan dilengkapi dengan rantingnya, di bawah ukiran itu terdapat ukiran huruf ‘Rhys’. Apa maksudnya ini? Apa ini adalah milik seseorang sebelumnya?
104.0K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as mouse
Read
+Library
Another Maze

Another Maze

Klik! Miranda lalu menekan tombol merah pada remote-nya, alarm peringatan berbunyi. Seluruh ruangan berguncang dahsyat. “Keluarlah Mike!! Bawa Robert Hans keluar dari sini!!” teriak Miranda lantang. “Tak akan kubiarkan!!” sahut Emma. Sebuah robot tikus raksasa tiba-tiba keluar dari dalam tanah, ia menerobos dengan melubangi lantai menggunakan mulut bornya.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as mouse
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Violet masuk ke kamar Jordan untuk mengganti pakaiannya. Kamar apartemen Jordan tidaklah besar, di sudut ruangan banyak buku pengetahuan dan terdapat beberapa pigura larva dan kelinci. Violet tersenyum melihatnya, Jordan yang terlihat manly ternyata memiliki hobi yang unyu. Segera Violet memakai kaos kebesaran milik Jordan yang berwarna hitam, ketika ingin mengganti celana, ia mendengus pelan.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as mouse
Read
+Library
Fake

Fake

Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi. “Misi mbak, prikitiw mari dah sini.” Teriakan Kevin membuat Laura—pelayan yang menjadi target mereka melangkah mendekat. “Ada yang bisa saya bantu?” tanya Laura sopan. Mereka cekikikan sebagai respon semakin membuat Laura tidak nyaman berada di sekitaran lelaki yang menurutnya sebaya dengannya itu. “Bisa bantu lap ini mbak mejanya basah nih,” kata Ali sembari menunjuk genangan air di meja mereka. Gadis itu mengerutkan k
2.2K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as mouse
Read
+Library
WHERE

WHERE

Suara bass menghentikan gelengan kepala Sharon. “lo ngehalangin jalan.” Sambung pemilik suara bass itu lagi. Sharon tak langsung bergeser ataupun menoleh. Ia kembali menyesali tingkah konyolnya karena kepergok oleh seseorang. Orang yang memiliki suara bass itu, ia tahu. Sangat tahu. Auranya sangat dingin. Tanpa menoleh pun ia sudah tahu. Sharon merutuki dirinya sendiri. Pasti ia seperti orang aneh bagi si pemilik suara bass itu.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as mouse
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Ruby akhirnya sanggup berbicara saat tak sengaja ekor matanya melihat bayangan di bawah pintu. mengerti arah pandangan Ruby membuat Liam menariknya ke dalam sebuah ruang monitor yang mengatur seluruh keamanan mansion. Ruangan itu hanya bisa di akses oleh Liam, dan tidak akan ada orang yang berani mendekat kesana tanpa izin darinya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as mouse
Read
+Library
AURORA

AURORA

ujarku, melirik pada Aquilla yang terlihat sedang menyeringai. “Good girl.” Langkah kaki Aquilla berhenti pada sebuah pintu berdaun dua yang berwarna biru muda pudar. Pintu itu mengingatkanku pada ruang laboratorium di sebuah video game lawas yang kumainkan saat kecil. Dalam video game tersebut sang tokoh utama akan bertemu dengan sebuah makhluk mutasi yang sangat menyeramkan dan membutuhkan senapan khusus untuk membunuhnya. Atau harus menembakkan 5 sampai 7 peluru pada tubuh makhluk tersebut.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as mouse
Read
+Library
Slave

Slave

Percintaan kasar, panas dan liar inilah yang selalu disukainya, apalagi melihat sosok Adnan seperti kuda jantan yang tak pernah lelah menungganginya. Maya membuka mulut seraya menjulurkan lidahnya sebagai kode yang langsung di mengerti Adnan. Pria itu menjatuhkan air liurnya yang tentu saja langsung di sambut rakus oleh Maya. Maya menelan air liur Adnan dengan ekspresi wajah mengerang nikmat, hal itu terus dilakukan Adnan berulang kali sebab Maya yang terus saja menjulurkan lidahnya.
9.8K viewsCompletedAdded to Library 334 Times as mouse
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status