Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Castle

Castle

Seperti sudah lama sekali. Di hadapanku, ada berbagai jenis busur panah. Ada yang biasa, ada yang melengkung di bagian ujungnya, ada pula busur panah yang biasa digunakan ketika berkuda. Mataku tertuju kepada busur panah jenis yang melengkung ujungnya. Terasa sangat familier. Aku mengusapnya—terasa ada yang beda. Aku menemukan ukiran bentuk dedaunan dilengkapi dengan rantingnya, di bawah ukiran itu terdapat ukiran huruf ‘Rhys’. Apa maksudnya ini? Apa ini adalah milik seseorang sebelumnya?
104.1K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as mouse
Read
+Library
Another Maze

Another Maze

Klik! Miranda lalu menekan tombol merah pada remote-nya, alarm peringatan berbunyi. Seluruh ruangan berguncang dahsyat. “Keluarlah Mike!! Bawa Robert Hans keluar dari sini!!” teriak Miranda lantang. “Tak akan kubiarkan!!” sahut Emma. Sebuah robot tikus raksasa tiba-tiba keluar dari dalam tanah, ia menerobos dengan melubangi lantai menggunakan mulut bornya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as mouse
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Violet masuk ke kamar Jordan untuk mengganti pakaiannya. Kamar apartemen Jordan tidaklah besar, di sudut ruangan banyak buku pengetahuan dan terdapat beberapa pigura larva dan kelinci. Violet tersenyum melihatnya, Jordan yang terlihat manly ternyata memiliki hobi yang unyu. Segera Violet memakai kaos kebesaran milik Jordan yang berwarna hitam, ketika ingin mengganti celana, ia mendengus pelan.
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as mouse
Read
+Library
Fake

Fake

Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi. “Misi mbak, prikitiw mari dah sini.” Teriakan Kevin membuat Laura—pelayan yang menjadi target mereka melangkah mendekat. “Ada yang bisa saya bantu?” tanya Laura sopan. Mereka cekikikan sebagai respon semakin membuat Laura tidak nyaman berada di sekitaran lelaki yang menurutnya sebaya dengannya itu. “Bisa bantu lap ini mbak mejanya basah nih,” kata Ali sembari menunjuk genangan air di meja mereka. Gadis itu mengerutkan k
2.3K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as mouse
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liessherstay
Suara bass menghentikan gelengan kepala Sharon. “lo ngehalangin jalan.” Sambung pemilik suara bass itu lagi. Sharon tak langsung bergeser ataupun menoleh. Ia kembali menyesali tingkah konyolnya karena kepergok oleh seseorang. Orang yang memiliki suara bass itu, ia tahu. Sangat tahu. Auranya sangat dingin. Tanpa menoleh pun ia sudah tahu. Sharon merutuki dirinya sendiri. Pasti ia seperti orang aneh bagi si pemilik suara bass itu.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as mouse
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Ruby akhirnya sanggup berbicara saat tak sengaja ekor matanya melihat bayangan di bawah pintu. mengerti arah pandangan Ruby membuat Liam menariknya ke dalam sebuah ruang monitor yang mengatur seluruh keamanan mansion. Ruangan itu hanya bisa di akses oleh Liam, dan tidak akan ada orang yang berani mendekat kesana tanpa izin darinya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as mouse
Read
+Library
Slave

Slave

Percintaan kasar, panas dan liar inilah yang selalu disukainya, apalagi melihat sosok Adnan seperti kuda jantan yang tak pernah lelah menungganginya. Maya membuka mulut seraya menjulurkan lidahnya sebagai kode yang langsung di mengerti Adnan. Pria itu menjatuhkan air liurnya yang tentu saja langsung di sambut rakus oleh Maya. Maya menelan air liur Adnan dengan ekspresi wajah mengerang nikmat, hal itu terus dilakukan Adnan berulang kali sebab Maya yang terus saja menjulurkan lidahnya.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as mouse
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Aku keluar dari mobil Mas Wira dengan penuh kekesalan. Mobil Mas Wira melaju kencang meninggalkan aku yang masih nggak ngerti sama isi otak laki-laki dingin itu. “Itu manusia atau apa sih? Ngeselin banget!!!!” aku terus ngedumel tiada henti. Aku duduk dipinggiran jalan. “Kok ada ya cowok kampret kayak si Mas Wira.” gerutuku. “Siapa yang kampret?”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as mouse
Read
+Library
MINE

MINE

Apa gadisnya baik-baik saja sekarang? Kevin meninggalkan wanita yang dia ikat ke dapur. Matanya menatap ke sekeliling berharap menemukan sesuatu. Bahkan Kevin juga membuka semua laci yang ada di dapur agar tidak melewatkan sesuatu. Kevin terus mencari dan dia menemukan sebuah kunci kecil yang tergantung di dalam laci. Dia kembali mencari sesuatu di sekitar dapur dan tatapan matanya berhenti tepat di samping kulkas. Area di samping lemari pendingin itu tampak sangat aneh karena hanya area itu saja yang kosong dan tidak ditempati oleh barang apapun. Kevin memperhatikan lantai di sana. Tangannya dengan terlatih mengetuk-ngetuk lantai di area itu berharap menemukan apa yang dia pikirkan. Benar d
1035.0K viewsCompletedAdded to Library 700 Times as mouse
Read
+Library
Wolfsbane

Wolfsbane

Itu sepertinya bukan suara hewan, apa mungkin ada orang selain mereka di tempat ini? Pangeran Joe mengincar asal suara dari balik semak. Ia melangkah begitu pelan dan fokus, kemudian mendengar suara gemerisik itu lagi serta daun yang mulai bergerak. Tanpa ragu ia melepaskan anak panahnya, kemudian mendengar suara rintihan. Pangeran Joe bergegas melihatnya dan menemukan seseorang terkena panahnya di bagian lengan dan menundukkan kepala. "Maaf, aku pikir kau hewan."
8.94.7K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as mouse
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status