Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Tukasku sambil menendang tulang keringnya. "AWW! Adek kurang ajar," Makinya yang bisa aku dengar dari balik pintu masuk. *** "Jadi apa yang bikin Tuan Muda Saka, yang biasanya gue suruh datang gak mau karena merasa tempat tinggal gue sangat kecil ini tiba-tiba datang tanpa kabar?" Tanyaku langsung sesaat setelah meletakkan sekotak buavita jeruk di depannya.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 44 Beses bilang muka rata
Read
+Library
Satu Atap dengan Maduku

Satu Atap dengan Maduku

’’ ‘’Wajahmu pucat, sebaiknya kamu izin pulang ke bos,’’ ujar rekan kerjanya tadi. ‘’Ini hari pertama aku kerja. Gak mungkin aku izin, gak enak juga kan sama yang lain. Nanti juga sembuh, kayaknya cuma masuk angin biasa.’’ Aluna mencuci tangan di wastafel. Memperbaiki make-up yang sedikit berantakan setelah muntah-muntah.
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 73 Beses bilang muka rata
Read
+Library
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Dasar Cinta Monyet Raka tuh anak kelas empat SD yang katanya pernah nolongin Ara waktu jatuh dari sepeda, ngajarin Juz Amma karna tingkatan hapalannya lebih tinggi dari Ara, nyelametin kucing yang jatuh ke selokan, dan 1001 kebaikan-kebaikan lainnya yang hampir setiap hari masuk ke kuping Arya waktu dia masih serumah sama adiknya itu. Aahhhh nyesel banget tuh si Ara nanya-nanya!!
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang muka rata
Read
+Library
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Malam ini, memang terasa sangat begitu melelahkan bagi Ajeng tapi dia senang karena bisa membantu orang lain disaat seperti ini. --------------------------------------------------------------- Halo semuanya, tetap dukung aku terus yah untuk kedepannya 🙂🙏 Note: -Tandu: Sejenis kereta kuda, seperti delman. -Tabib: Panggilan untuk seorang dokter. -Gubuk: Rumah terbuat dari kayu -Dekrit : Tanda pengenal untuk bangsawan ataupun bawahan bangsawan.
3.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 113 Beses bilang muka rata
Read
+Library
Bukan Milkku

Bukan Milkku

Mereka duduk saling berhadapan. "Kenapa sirik ya lo! Ini juga usaha kakak ipar mendekatkan diri!" Balas Tika tak kalah ketusnya. Alia memeragakan seperti orang mau muntah, kemudian dia bicara. "Kaya Kak Dewa mau aja sama Lo!" Rani hanya menatap Sana sambil tersenyum meminta maaf. Sana menggeleng sambil tersenyum. "Gak papa." Ucapnya pelan.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang muka rata
Read
+Library
Beside You

Beside You

Bahkan Mia jarang bertemu dengan kedua orang tua atau penghuni lain dari rumah itu selain mereka berdua. Setelah beberapa hari Mia mengenal Radit dan Rangga, walaupun tidak terlalu intens, Mia sudah bisa membedakan mereka berdua. Perbedaan dari sisi fisik, Rangga memiliki satu tahi lalat di sekitar mata kanannya, sedangkan Radit tidak, dan juga Radit lebih tinggi daripada Rangga, itu juga baru Mia sadari saat mereka Rangga dan Radit berdiri bersampingan. Dari sisi sifat dan perilaku, Radit lebih cerewet dan kebanyakan tingkah, Rangga lebih terlihat cool dan cuek, meskipun terkadang kalau sudah membahas tentang kembarannya, Rangga bisa menjadi cerewet.
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 143 Beses bilang muka rata
Read
+Library
Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!

Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!

Sambil mengangkat batu penggilingan, Mawar berbalik menatap mereka. "Aku juga kaget. Aku benar-benar bisa mengangkat batu penggilingan ini!" Mawar masih tampak terkejut, lalu dengan mudah meletakkan batu penggilingan itu kembali. "Aku mau coba juga!" Ratna menggosok-gosok tangannya. Dia melangkah ke depan mendekati batu penggiling itu dengan wajah yang tidak sabar ingin mencoba.
8.539.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang muka rata
Read
+Library
Belenggu Hasrat Mantan Suami

Belenggu Hasrat Mantan Suami

Mika menjerit lalu menutup wajahnya saat Rafka tiba-tiba saja memukul dinding lift di belakangnya, hanya berjarak beberapa senti dari sisi samping kanan kepala wanita itu. Pria itu seolah sudah tak lagi bisa merasakan sakit di tangannya yang sebelumnya telah terluka karena memukuli setir. "Mati rasa. Itu, adalah hancur yang sesungguhnya, Mika. Rasa sakit karena hancur itu telah sirna, bahkan jika kamu memotong tanganku, kakiku dan membelah tubuhku. Kamu menjadi mati rasa." Mika merasa tak sanggup lagi menopang tubuh dengan kedua kakinya yang gemetar tak terkendali, di bawah naungan tatapan Rafka yang jauh lebih tajam dari belati.
1028.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang muka rata
Read
+Library
MY Doctor - Bahasa Indonesia

MY Doctor - Bahasa Indonesia

“Sayang.... “ tutur Raka dengan lemah lembut, sorot mata Raka adalah senjata yang bisa meluluhkan kekesalan dan amarah Mika. Dan itu benar adanya, tanpa sadar Mika sudah menyerahkan diri. Amarah tanpa alasannya reda juga akhirnya. “Aku bukan Astronot. Kita tidak bisa ke bintang, kalau bulan itu masih memungkinkan karena Neil Amstrong bilang dia pernah ke sana. Setauku bintang itu panas, seperti Matahari.” “Jadi Matahari itu sama dengan bintang?” tanya Mika cepat. Raka mengangguk, “IYa, Matahari adalah benda langit. Dia bintang paling dekat dengan Bumi.”
1030.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 673 Beses bilang muka rata
Read
+Library
DIRTY ROMANCE

DIRTY ROMANCE

gerutu Mika. "Aku suka aja liat ekspresi gugup kamu tiap aku ngabahas dia," ledek Raga. "Gugup apanya!" Mika membantah. *** Kedua tangan Raga memukul pelan setirnya, ada macet yang lumayan panjang di depan. "Kenapa harus ada macet segala, sih?" rutuknya. "Nggak apa-apa kan kita agak telat lagi?"
9.911.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 379 Beses bilang muka rata
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status