Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU

jawabnya singkat. "Malah terlihat kek Mura*an!" Suara Maura merendahkan. Aku tersenyum sinis, tubuhku sengaja aku hadapkan ke arahnya. Dia membuang muka, melipat tangannya di depan dada.
18.9K viewsCompletedAdded to Library 736 Times as muka rata
Read
+Library
Koma

Koma

Toh, di sekolahan mereka akan dipertemukan kembali dan dihukum bersama. Pak Limun, satpam SMA Victoria menggeleng-gelengkan kepala melihat kedatanga Rimba yang selalu terlambat, sedangan cewek itu hanya mampu memamerkan deretan gigi putihnya. Begitu Rimba melewati gerbang ia kembali disambut oleh seorang guru muda dengan make up natural. Tak seperti guru-guru lainya yang ber make up tebal sampai bibirnya seperti tebakar.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as muka rata
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Alina dicaci maki habis-habisan di kolom komentar, dicap sebagai wanita malam karena berani kencan buta dengan atasannya. Justin dan Alina menghabiskan waktu di pantai, bermain pasir. Gelak tawa Alina kembali terdengar, membuat Justin merasa puas dan bahagia karena telah mengembalikan keceriaan istrinya. Di bawah pohon kelapa, mereka bersantai sambil mendengarkan musik dan menyeruput air kelapa segar. Alina terkekeh melihat wajah Justin yang penuh pasir, lalu jari lentiknya membersihkan setiap butir hingga bersih.
929 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as muka rata
Read
+Library
MAAF

MAAF

Dengan naik angkot sebentar saja, mereka suah sampai di mall yang diingini karena kampus yang terletak di tengah kota memudahkan semuanya. “Ini bagus gak?” Ratih mengambil jaket berwarna ungu dan menempelkannya di tubuhnya. “Jangan ah, coba hijau itu, atau kuning ini.” Yuni ikut mengambil jaket berbahan benang dan dirajut dengan rapi itu, meski Ratih tadi ingin membeli tas, tidak salah kan jika mencoba jaket sebentar.
103.5K viewsOn holdAdded to Library 140 Times as muka rata
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Sekilas tampak wajah Mukade Chōrō yang menyeramkan tampak berubah pucat, tapi semuanya sudah terlambat. Buuumm...! Pukulan yang dilepaskan oleh Baraka menimbulkan satu ledakan keras yang rupanya berasal dari ledakan kepala Mukade Chōrō. Bukan hanya sampai disitu, terlihat sosok Mukade Chōrō yang telah hancur kepalanya secara perlahan sirna tubuhnya menjadi debu-debu yang beterbangan, menjalar ketubuh dan terus menjalar kebawah hingga akhirnya sirna sampai ke ekor. Mukade Chōrō tewas menjadi debu yang beterbangan, ketika angin bertiup. Sementara Baraka sudah tampak kembali berdiri tegak, tersenyum puas melihat hasil pukulan Tinju Penggetar Bumi yang menurut Baraka masih normal-normal saja, Ba
1031.0K viewsOngoingAdded to Library 682 Times as muka rata
Read
+Library
MATI RASA

MATI RASA

Di teguknya air itu sampai menyisakan setengah isinya, membuat Andra kembali angkat suara. "Haus banget ya bu, sampai habis setengah tuh." Godanya sambil tersenyum memperlihatkan kedua lesung pipi diwajahnya yang cukup tampan. "Makasih banyak mas!" Balas Aulya singkat tanpa melihat Andra di depannya. "Iya sama-sama bu." Ungkap Andra lagi.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as muka rata
Read
+Library
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

kata Jin Muka Seribu sambil menyeringai lebar dan usap-usap telapak tangannya satu dengan lainnya. -o0o-
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 833 Times as muka rata
Read
+Library
ISTRI MUDA

ISTRI MUDA

“Jangan cantik-cantik kali kak Mimi. Nanti waktu sudah hilang bedakku, kabur mereka semua,” ocehku pada kak Mimi selaku MUA paling cetar di kotaku ini. Kak Mimi tertawa sambil memoleskan...apa sih ini namanya? Contur? Counter? Alah apalah itu agar wajahku terlihat tirus dan hidungku yang pesek terlihat mancung.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as muka rata
Read
+Library
Mertua yang Harus Mengalah

Mertua yang Harus Mengalah

Tok tok. Suara ketukan itu pelan. Ragu-ragu. Di dalam kamar, Bu Ratna yang baru selesai melipat mukena menoleh ke arah pintu. “Ya, sebentar.” Ia berjalan pelan membukakan pintu. Begitu pintu terbuka, Nita berdiri di sana. Masih dengan pakaian kerja. Blazer krem mahal yang belum sempat diganti. Rambutnya sedikit berantakan, sesuatu yang jarang sekali terlihat pada dirinya. Di tangannya ada ponsel dan sebuah map tipis.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as muka rata
Read
+Library
Satu klik naik seribu tingkat

Satu klik naik seribu tingkat

Satu putaran. Satu napas. Layar sistem mulai bergetar. 【Fenomena Tak Terdefinisi】 Pengguna beresonansi dengan tekanan dunia Status: Tidak tercatat Retakan pada qi padatnya… berhenti menyebar. Meridian mikro tidak hancur. Sebaliknya, mereka menyesuaikan diri. Tekanan tidak lagi menghancurkan. Ia menjadi… bahan tempa.
655 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as muka rata
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status