Eternal Love
ujarnya getir saat mengucapkan kata mommyku dan Kakakku, apa aku masih bisa mengakui mereka menjadi bagian dariku.
“Enak ya punya banyak saudara, memang berapa saudaramu?”tanyanya riang, memang sangat menyenangkan pada saat mereka ada untuknya, tapi tidak lagi sekarang.
“Lima,” ujarku singkat.
“Waw... kau sangat beruntung, kau tahu aku anak tunggal,” pekik Sophie .
Ya, batinku getir, tapi mereka semua membuangku, lanjut batinku pilu.
Hot Chapters