Benih Papa Sahabatku
Nida tak menimpali, memilih bungkam, membiarkan Bianca menyinggung hatinya.
"Papa enggak mikirin siapa-siapa, Bian. Mungkin karena Papa udah tua, kesehatan juga menurun. Hm, Bianca, Evan, Nida, Papa ucapkan terimakasih banyak kalian udah datang ke sini. Tapi mohon maaf, bukan Papa ingin mengusir kalian. Mata Papa ngantuk sekali. Papa pengen istirahat. Mungkin karena pengaruh obat juga. Makanya sekarang Papa sangat ngantuk."
Chapitres populaires