For Husband
Seraya memeluknya dari belakang.
“Bagaimana apakah sudah lebih baik?”
“Hem, lebih baik Mas,” ujar pelan.
“Maaf ya, melihatmu secantik ini aku langsung khilaf,” ujarku seraya meremas payudaranya lembut.
“Mas tangan-nya,” desahnya tertahan.
“Bukankah ini adalah pahalamu sebagai istri hem. Menyenangkan suami,” kataku.
Dia hanya mengangguk sebagai jawaban. Dia mencengkeran pinggiran bath up, untuk menyalurkan rasa nikmat.
Bab Populer