Nada di Hati Sastra
tanya Nada sedang memakan cokelat yang dibelinya sebelum pergi ke hotel.
“Aku mau ketemu papamu.”
Kunyahan Nada memelan. Sebenarnya, Nada sudah enggan membahas masalah papanya. Namun, ada hal yang tiba-tiba mengusik pikirannya.
“Mas, aku ... mau minta tolong,” ucap Nada ragu.
“Apa?” Sastra duduk perlahan di samping Nada, tanpa jarak.
“Bisa cari tahu ... apa Dina ngajuin cerai juga?” pinta Nada mencoba membiasakan diri dengan sikap Sastra yang selalu menempel padanya.
Bab Populer