Aku Tak Bodoh
Semua wadah pembungkus aku rapikan dan segera kubuang ke tempat sampah.
Satu demi satu para anggota arisan sudah berdatangan. Dandanan Ibu Ibu sungguh menyilaukan mata. Setiap orang seperti toko berjalan, menguning dimana mana. Baju yang cetar, tas cetar, jilbab cetar, tak ketinggalan bibir, alis, pipi juga ikut-ikutan cetar. Makanya, arisan ini aku namai 'Arisan cetar'.
Mbak Yana keluar dari dalam kamar, disusul oleh ibu mertuaku. Semua mata memandang takjub ke arah mereka berdua. Couple-an yang membuat mata tak ingin berpaling sedetik pun dari Ibu dan anak ini.
Hot Chapters