Lusia
Laki – laki ini bukan hanya pantas di benci karena sudah melecehkan Lusia, tapi sikap menyebalkannya mendapatkan nilai seratus!
“Siapa namamu?” tanya Aaron.
“Lusia.” Jawabnya cepat.
Aaron nampak tak percaya, “Nama belakangmu?”
Lusia menggeleng pelan, “Lusia. Hanya itu.” wajah Lusia langsung di rundung mendung. Ia tak tau nama belakangnya, nama keluarga asli – nya, bahkan saat bersama Ibu tirinya, mereka hanya mengasuh Lusia tanpa memperbolehkan Lusia menyandang nama keluarga mereka. Meski kalau mereka memperbolehkan, sekarang ini pasti Lusia ingin menghapus nama keluarga itu.
Capítulos Populares