Pelakor Yang Diundang Suamiku
"Bu, do'akan Bang Hanif untuk tak berubah lagi, ya. Andai Lia memang benar tak memiliki usaha, alias itu semua fiktif, semoga Bang Hanif tetap baik-baik saja."
Entah kenapa, Rima merasa perasaannya sangat tak enak. Terlebih ketika Hanif pergi.
--
"Di mana, Li? Ini beneran? Kok kaya hutan?"
"Bener, lah. Dia ini usahanya kaya Ibu, Mas. Perkebunan gitu."
Hanif mengangguk, meski sanksi ketika melanjutkan perjalanan. Saat sampai, Lia menyuruh Hanif untuk keluar lebih dulu. Namun, ternyata...
Hot Chapters