CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR
Fredelina Putricerita malam pertama di kamarbangun tidur tiba tiba ada bekas cakaranbau bangkai di kamarulat putih kecil di kasur
Kaku.
“Ingatkah kamu dengan wanita yang kamu campakkan bernama Namira belasan tahun silam? Atau jangan-jangan kamu juga lupa sama anak yang kalian beri nama Thalita? Ya itu aku, aku Thalita, anak Namira. Dan juga sialnya, adalah anak dari seorang ayah bernama Latief!” Thalita mengungkap tabir misteri sosok kedua orang tuanya di depan orang-orang di sekelilingnya. Rasanya lega ketika semua hal yang ia tahan terungkap sudah.