Surgaku Yang Hilang
Kursi kosong yang tinggal satu yaitu kursi yang ada di tengah-tengah Umi dan juga Haris yang kini sudah akan di duduki oleh Nabila itu.
"Saya ingin bertemu dengan Bapak dan Ibumu, Nduk. Selama ini Abah belum sempat meminta maaf kepada mereka," seru Pak Kyai seraya menatap Siska dengan penuh rasa bersalah.
"Kenapa harus minta maaf sih, Bah?! Nggak perlu lah, kan Abah juga nggak salah!" sahut Nabila dengan ketus.
"Ya kan emang yang salah itu kamu, Nab!" sahut Haris, ia menatap Nabila dengan memicingkan mata sebelahnya seraya tersenyum miring.