Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
No One

No One

Because no one, no one gonna find me, I'm just gonna live here with my friends and wait for someone's help. -------- Halo semuaa!! gimana part ini? btw selamatt!! kalian udah sampai di part terakhir!! sebenarnya aku masih ada banyak ide dan alur untuk cerita ini, tapi aku masih kurang mampu mengekspresikan dan menumpahkan semua ideku dengan baik disini. Maafin aku yang baru pemula ini huhuhu TT
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai never i have ever
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

] Tanggal di halaman terakhir adalah minggu lalu. [Akhirnya, Stella kembali. Saat melihat wajahnya yang tertidur, hatiku yang mengembara seolah menemukan tempat pulang. Selama bertahun-tahun ini, hampir setiap hari aku memikirkannya. Amelia gadis yang baik, tetapi aku nggak bisa memberinya cinta. Hatiku sudah mati sejak lama, terkubur bersama kedua orang tuaku dalam longsoran salju.] ....
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai never i have ever
Baca
+Pustaka
Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Meja kopi dipenuhi kunci mobil, jam tangan mewah, dan uang tunai. Semua bertaruh aku "akan kembali". Tidak ada yang mengira aku akan pergi. Tidak ada yang terpikir bahwa aku tidak akan pernah kembali. Taruhannya cukup untuk membeli nyawaku ratusan kali. Aku hanya merasa dingin. Rasa dingin itu meresap sampai ke dalam jiwaku. Di mata mereka, aku hanyalah seekor anjing. Bagaimanapun mereka memperlakukanku, asal dia memanggil, aku akan mengibaskan ekor dan merangkak kembali.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai never i have ever
Baca
+Pustaka
NEVER ENOUGH

NEVER ENOUGH

"Apa kau meragukan si tua ini nak? Percayalah padaku" "Bukan begitu Nyonya. Ini mengejutkanku, nyonya tidak pernah berdiri lebih lama dari ini dan tongkat itu selalu menjadi gerutuan" Yasmine tertawa lagi, Hana sangat mengenal dirinya "dan kamu lupa Hana?" "Ya? Lupa apa Nyonya?" "Aku selalu memintamu memanggilku eyang. Tapi sampai sekarang tak pernah kamu lakukan"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai never i have ever
Baca
+Pustaka
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

“Dan tentang kita… kalau kamu masih mau dengar.” Ria menelan ludah. “Aku dengar.” Bakar menautkan jari-jarinya, tatapannya lurus. “Aku gak datang buat janji manis. Aku juga gak datang buat minta kamu percaya penuh sekarang.” Ria mengernyit pelan. “Aku duda,” lanjutnya. “Aku pernah gagal. Pernah kehilangan. Dan aku belajar… cinta itu bukan soal seberapa keras kita bicara, tapi seberapa konsisten kita tinggal.”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai never i have ever
Baca
+Pustaka
Never Cease

Never Cease

Because I only know a love That looks at you from behind -o- Pagi selalu tampak membahagiakan. Hari dimulai dan berawal saat ini. Setelah laki-laki bermarga Lee membasuh wajahnya, ia memulai rutinitasnya dan membuka sebuah buku. Hari ini mungkin hari keberuntungannya. Ia berharap mendengar kabar baik di bawah langit yang indah.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai never i have ever
Baca
+Pustaka
I WAS NEVER YOURS

I WAS NEVER YOURS

Juna memajukan bibirnya seperti anak kecil, membuat Cheryl gemas ingin menarik sampai putus. "Tidak selamanya aku harus bersikap serius. Mungkin saatnya untuk bisa mencairkan suasana seperti ini." Cheryl mengangguk menyetujui. Benar juga, agar Juna tak terlalu kaku seperti kanebo kering. "Jadi tidak selamanya aku menjadi milik Juna?" "Never. You'll never be mine." "I was never yours." sendu Cheryl sambil memandang ke arah lantai yang ia lihat sudah ada nodanya.
1026.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 986 kali sebagai never i have ever
Baca
+Pustaka
Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Mereka hanya mampu menetralisir gugup tanpa mencari tahu cara mengatasinya. Langit memposisikan tubuh terlentang. "Selama setahun ini ada nggak kamu ingat sama Mas?" Dia mencoba membuka percakapan karena memang belum sedikitpun mengantuk. "Ingat nggak ya? Nggak tahu ah." "La kan semisal ingat, pasti terasa di hati. Pernah nggak wajah Mas itu terlintas di benak?" "Em, ada sesekali."
9.9136.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai never i have ever
Baca
+Pustaka
Peta Yang Tak Pernah Ada

Peta Yang Tak Pernah Ada

Wanita misterius itu berdiri di ambang jalan kecil yang mengarah ke bagian terdalam dari desa, tempat yang bahkan Nate dan Julian tak pernah dengar sebelumnya. “El,” katanya lembut, “tempat yang akan kita datangi ini… disebut Valeyra. Dalam bahasa kuno, artinya ‘ingatan yang belum selesai.’ Di sana, kau akan bisa melihat semua yang selama ini tersembunyi darimu. Tapi ada satu syarat—satu ujian yang harus kau lalui.” El melirik ke belakang, kepada Nate dan Julian. Tapi wanita itu menggeleng.
991 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai never i have ever
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status