Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

“Jangan pernah kamu giring dia kesana.” Baskara diam dan membeku. Eskpresi Ria mengingatkannya pada beberapa tahun silam saat dia harus melepas orang yang disayangnya. Dia usap wajahnya, lalu dia lempar pandangannya ke segala arah. Teh yang mengepulkan asap hangat masih di genggamannya. Ia tak benar-benar paham, tapi ia sedikit mendapat petunjuk atas isi pikiran perempuan dambaannya itu.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as never look back
Read
+Library
Setelah Kamu Pilih Dia

Setelah Kamu Pilih Dia

Di layar, bab pertama buku barunya masih menunggu dilanjutkan. Ia mengetik beberapa baris: “Kadang kita takut melihat ke belakang, takut terperangkap di masa lalu. Tapi ternyata, melihat ke belakang bukan untuk kembali tinggal di sana. Tapi untuk menyadari sejauh apa kita sudah berjalan, dan siapa yang kita temui di sepanjang jalan.” Tangannya berhenti sejenak. Lalu lanjut mengetik:
88.5K viewsOngoingAdded to Library 339 Times as never look back
Read
+Library
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

Taro berteriak kembali dan menangis karena hal itu. "Come on, Tar. Move on dong. Dia hanya udah milih jalan hidupnya. kau harus menghapus semua kenangan tentangnya, wanita di luar sana banyak, tidak hanya dirinya. Lebih baik hapus fotonya, kalau dia ingin kembali jangan pernah terima.—ucap Taro berbicara pada dirinya sendiri.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as never look back
Read
+Library
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

Ternyata dia menutup matanya dan tak melihat apa yang sedang terjadi , yang dia tau tangga itu jatuh bersamaan dengan dirinya ,tapi anehnya dia tidak merasakan sakit , malah seperti jatuh di tumpukan seseorang . Apaaaa.. apa jangan jangan dia menindih seseorang dan seseorang itu lah yang malah terluka . Perlahan Diantha membuka kedua matanya . Deg... Matanya langsung bertemu dengan sorot mata seseorang yang begitu tajam bagaikan tatapan elang , bahkan sangat begitu dekat ,hingga deru nafas seseorang itu pun terdengar sangat jelas . Diam .. hening.. seperti semuanya tiba tiba jadi terhenti . Dua insan itu malah larut dalam tatapan yang saling mengunci. Hingga salah satu nya membuka suara dan
2.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as never look back
Read
+Library
RETAK

RETAK

"M--maaf, kang. Saya tidak sengaja." "Lain kali kalo jalan tuh lihat ke depan, jangan fokus ke HP mulu. Nanti dijambret baru tahu rasa!" ketus laki-laki itu yang kembali berjalan melewati Vitaloka. Vitaloka menatap punggung laki-laki itu yang sudah menjauh. Dia tidak sempat melihat wajah dari orang yang tak sengaja ditabraknya. "Orang enggak sengaja juga," gumam Vitaloka.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as never look back
Read
+Library
Turn Back Time

Turn Back Time

“Kalau mendadak kamu melupakanku, jangan pernah mencariku lagi karena mungkin aku juga sudah melupakanmu.” Perkataan menohok dari Irina tadi sore amatlah membekas dalam ingatan Tristan, bahkan dalam keadaan sholat pun ia masih terpikirkan perkataan Irina, membuat sholatnya sedikit tak khusyuk. Tristan tahu dengan jelas apa maksud Irina tadi, hal itulah yang membuatnya merasa tertohok.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as never look back
Read
+Library
Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

gerutu Ameli sambil sesekali mengusap air mata dengan tangan kirinya. Sore itu, jalanan nampak sepi sehingga Ameli melajukan mobil dengan kecepatan penuh. Namun tiba-tiba, terdapat seseorang yang tiba-tiba berlari ke tengah jalan raya. Beeepp! Secara reflek Ameli memencet klakson. Namun, karena saat itu Ameli melaju dengan kecepatan tinggi maka tabrakan itupun tidak bisa dihindari.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as never look back
Read
+Library
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

Ia tidak boleh menoleh ke belakang atau Sasa yang akan ia sakiti nantinya. ###
103.8K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as never look back
Read
+Library
Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Aku tertegun beberapa saat, kemudian refleks berpikir dalam hati, 'Meninggalkan orang yang salah memang akan membawa hari-hari yang lebih baik ke depannya. - TAMAT -
9.660.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as never look back
Read
+Library
BEHIND

BEHIND

Menarik diri yang terjepit tanpa bantuan sama sekali. Setelah sekian lama, tenaga pun kembali jua. Namun, saat hendak kucoba menarik diri lagi, sebuah benda ditodongkan tepat pada bagian belakang kepala. Aku terpaku, tak ingin melihat ke belakang. Klik! Kutelan air liur dengan susah payah saat terdengar bunyi seperti pelatuk yang ditekan. "Ja-jangan bunuh aku ...."
107.0K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as never look back
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status