Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Neng Zulfa

Neng Zulfa

TAMAT Wait for some extra chapters ;)
106.7K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as never to late manhwa
Read
+Library
Jodoh yang Tertunda

Jodoh yang Tertunda

Apakah ini memang kesempatanku? Dengan memantapkan hati, aku mulai mengetik pesan ke nomor itu. Namun, belum selesai aku mengetik, panggilan masuk menggetarkan ponselku. Mas Ardan sekarang. Ah. Kutolak saja, lalu lanjutkan mengetik. Ponsel kembali bergetar, kutolak lagi. Begitu terus berulang kali. [Angkat, Shanum!] Ia mengirim pesan di WA.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as never to late manhwa
Read
+Library
Penantian Yang Tak Berujung

Penantian Yang Tak Berujung

Di depan gerbang apartemen, Willy mengulurkan tangannya dengan serius dan berkata, “Selamat bergabung, Hana. Sekarang kamu resmi jadi adik kelasku.” “Sebenarnya, selama kamu sudah memantapkan hati, nggak ada kata terlambat untuk memulai.” Detik itu juga, perasaanku terasa sangat lega. Aku menjabat tangannya dan akhirnya bisa tersenyum lepas, “Sampai juga di Enland.” Dia menyuruhku memeriksa email. Barulah aku sadar bahwa ada banyak sekali panggilan tak terjawab di ponselku.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as never to late manhwa
Read
+Library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Saat dia menekan kirim lagi, layar tiba-tiba menampilkan tanda seru merah. Hatinya langsung terasa berat. Winda begitu mencintainya, sampai-sampai kalau Tama pulang terlambat sepuluh menit pun, mata Winda kapamerah hampir menangis. Bagaimana mungkin dia memblokirnya? Sebuah firasat buruk merayap naik menyusuri tulang punggungnya. Dia tiba-tiba menginjak gas, menambah kecepatan mobil.
27.2K viewsCompletedAdded to Library 733 Times as never to late manhwa
Read
+Library
Bayang-Bayang Yang Terlambat

Bayang-Bayang Yang Terlambat

Mengingat semua itu, hati Gio perlahan mulai goyah. Mungkin… dia memang keterlaluan pada Tasya. Malam ini, saat kembali ke rumah, Gio sempat ragu lama, tapi akhirnya tak tahan dan menelepon Tasya. “Maaf, nomor yang anda tuju sedang tidak aktif….” Beberapa kali mencoba, hasilnya tetap sama. Akhirnya, Gio memilih mengirim pesan. Gio selalu hanya mengirimkan satu emoji pada Tasya. Tapi, pesan kali ini bahkan tak bisa terkirim.
9.460.2K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as never to late manhwa
Read
+Library
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

Dan perasaan itu semakin kuat ketika satu email masuk ke inbox-nya sore itu. From: keane.alvaro@valerian.co.id Subject: Waktu sebentar malam ini? Nayla menatap layar ponsel lama. Jantungnya berdetak lebih cepat. [Café de Noire – 19.00]
10509 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as never to late manhwa
Read
+Library
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

ucap Yuni yang diakhiri dengan sebuah bisikan. "Setelah ini aku pingin lagi sayang!" Padahal semalaman Yuda memberinya dua ronde, baru pukul 10.00 pagi Yuni sudah minta lagi. "Apa aku ini kuda lumping yang harus selalu kamu kendalikan? Aku juga butuh istirahat Yun!" Yuda memberontak. Yuni ini wanita hypersex, yang selalu ingin melakukan persetubuhan secara terus menerus.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as never to late manhwa
Read
+Library
Yang Tidak Pernah Sampai

Yang Tidak Pernah Sampai

Begitu juga dengan Samuel yang dahinya telah dibanjiri peluh melihat ketegangan teman-temannya. “Siapa yang mau buka duluan? Ini HP gue udah bisa, Nih!” “Ya lo duluan, lah!” seru Hanief sedikit ngegas. Zaidan meringis, tapi tetap mengetikkan nomot ujian dan tanggal lahirnya di kolom yang tersedia. Namun, jempolnya mendadak kaku tepat sebelum menekan tombol pencarian terakhir. “Kalau ternyata, gue harus ke Ausy, kalian masih mau jadi temen gue, ‘kan?”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as never to late manhwa
Read
+Library
Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat

Ia tidak suka membuat dirinya sibuk karena tugas yang menumpuk. “Maaf, Tuan Bryan, saya belum menerima email foto hasil kerja sama kemarin.” “Apa?” tanya Bryan tidak percaya. “Kenapa begitu? Janjinya kan dikirim sebelum jam enam?” protes Bryan. “Maaf, Tuan Bryan. Saya juga tidak tahu. Akan saya coba tanyakan lagi pada mereka. Setelah mendapatkan balasan, akan segera saya beritahukan pada Anda.” Bryan berdecak kesal. “Minta mereka kirimkan fotonya sekarang juga! Bisa-bisanya mereka melanggar janji yang mereka buat sendiri?!”
9.448.1K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as never to late manhwa
Read
+Library
Penantian yang Tak Kunjung Datang

Penantian yang Tak Kunjung Datang

Pesan itu muncul di layar. [ Delapan tahun cinta diam-diam, empat tahun yang keliru, semuanya berakhir sampai di sini. Pak Alex, mulai sekarang aku bukan lagi sekretarismu dan aku juga nggak menyukaimu lagi. Kita kembali menjadi orang asing di lautan manusia. Dalam hidup ini, kita nggak perlu bertemu lagi. ] Entah mengapa, seharusnya dia merasa lega melihat pesan itu. Teresa akhirnya berhenti menyukainya. Seperti yang selalu dia katakan, Teresa tidak lagi menggantungkan hidup pada dirinya.
8.9128.0K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as never to late manhwa
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status