Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir
Setelah berbulan-bulan menunggu dalam ketidakpastian, hari ini, untuk pertama kalinya, ia bisa merasakan peran sebagai seorang ibu, sepenuhnya.
Selesai menyusui, Amora menatap wajah mungil itu. Matanya basah, bibirnya tersenyum.
Tanpa bisa menahan rasa bahagianya, ia bertanya pelan kepada perawat yang masih berdiri di dekatnya,
"Kalau... kalau sudah seperti ini, apa aku boleh membawanya pulang?"
Suara Amora bergetar, ada harap yang begitu besar dalam setiap kata.