Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hello, Papa!

Hello, Papa!

Tapi Jay takut jika ia tidak mendapat kesempatan membelikan sesuatu untuk bayi Priscilla. "Hari ini kamu mau kemana aja?" tanya Jay. "Gak tau kak, aku sebenarnya males kemana-mana. Ke taman aja deh aku mau ngerasain piknik di taman, kayaknya seru deh." Jay mengiyakan keinginan Priscilla, sebelum pergi ke taman mereka menyempatkan diri dulu untuk berbelanja makanan ringan dan juga minuman. Jay sengaja tidak mencari taman yang terlalu jauh, karena takut jika Priscilla kelelahan di perjalanan menggunakan sepeda motor. Meskipun begitu taman yang Jay pilih juga termasuk yang paling bagus di daerah Jay, ada danau buatan juga yang dipergunakan untuk area memancing warga sekitar.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
TERNYATA IBUKU TAK IKUT LIBURAN

TERNYATA IBUKU TAK IKUT LIBURAN

Apa yang akan mbak Nani lakukan pada Tari nanti. Jangan lupa like, komen dan subcribe.🍔🍔🍔🍔
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan CEO Dingin

Terpaksa Menikah Dengan CEO Dingin

jawab Jevano lalu mengulas senyumannya. Bi Ani tersenyum, "nah gitu dong Tuan..Senyum sedikit, jangan terlalu kaku." "Tolong buatin sandwich lagi ya Bi. Saya mau bawa bekal makan siang ke kantor," pintanya. "Kalau itu kayaknya gak bisa Tuan," "Kenapa?" "Itu buatan Mbak Anna. Bibi gak tau apa yang dia pakai sampe beda rasanya kayak yang bibi buat,"
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
BESANAN DENGAN MANTAN

BESANAN DENGAN MANTAN

ujar Nur mendahului jalan. "Tapi Nur, ludah ibu juga kayaknya gak bisa makan makanan Korea," kataku menyejajarkan langkah. "Kita makan nasi Padang saja, ya." "Yah ...." Nur cemberut, "kalo mau makan nasi Padang ngapa jauh-jauh ke mall, Bu." Aku tersenyum geli. "Oh iya. Ya sudah sekali-kali kita makan topokki dan teman-temannya," putusku berusaha menyenangkan anak itu.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

"Oh, kalau itu, mah, memang dapet banyak. Kalau kamu pesen pentol di warung langganannya Bunda bakalan dapet dua pentol doang." Jevano kembali menelan ludah dengan susah payah. "Bunda malah tambah ngeri, ih. Lagian aku juga udah ada kartu sekolah buat beli jajan pas istirahat." "Ya, kali aja kamu mau jajan di luar abis sekolah atau nanti kalau keluar sama temen-temen kamu. Dua juta ngepres, Jev."
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
Housemate

Housemate

"Gak setiap hari, Mbak. Kita kayak bikin menu spesial tiap hari apa gitu. Misal tiap hari Minggu ada jajanan gitu." Ini yang punya bakaey siapa sih? Jihan ngotot sekali ingin membuat menu baru yang mengusung konsep kaki lima. "Donat sama roti kukus masih mending sih." Nah, kan mbak Asti saja sependapat dengan Nasha kalau jajanan ala pasar kurang cocok dijual di bakery. "Iya, donat kan bisa tiap hari. Kalau jajanan pasar seminggu sekali aja. Terkadang kan ada orang yang pengen makan jajanan pasar, tapi malas ke pasar." Jihan masih bertahan pada pendapatnya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
Pelakor XXL

Pelakor XXL

Hal itu tentu membuat Reya menatap Yuji. "Aku tau tempat jajan di sini, ada dekat sini. Dekat sini ada nasi bebek enak banget loh, gimana kalau kamu makan dulu? Sekalian kita jalan-jalan malam Siapa tahu perasaan kamu bisa jadi lebih baik. Hmm?" Yuji mencoba memberikan saran. Karena ia sepertinya tak mampu untuk menghibur dan memberi kata-kata yang bisa membuat perasaan Reya menjadi lebih baik.
8.76.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Sang Jawara

Terpaksa Menikahi Sang Jawara

“Iya Bu. Nanti uangnya boleh buat jajan tidak Bu?” “Iya boleh. Jangan dijajanin banyak-banyak ya?” pesan bu Ariah. Zuzu pun berangkat dengan hati riang. Akhirnya ia bisa menikmati jajanan yang enak di sekolah. Waktu istirahat telah tiba. Kini saatnya Zuzu beraksi. “Siapa yang mau gorengan? Aku jualan gorengan, satu nya lima perak,” katanya mempromosikan dagangannya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
Mas Duda Yang Dihina

Mas Duda Yang Dihina

Sebagian besar mereka jajan makanan dari Abang yang menjajakan dagangan berupa cilok, sosis dan papade. Namun, Nilam malah pulang dan tidak jajan. "Ayah jemput Nilam lagi. Ayo kita pulang," ajak Nilam dengan wajah berseri seri kembali. "Nak, kamu nggak jajan seperti teman-teman? Kamu masih diejek teman nggak?" tanya Bayu dengan nada kasih sayang. Ia khawatir jika sang anak masih dibully.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
Setelah Mahkotaku Kau Renggut Paksa

Setelah Mahkotaku Kau Renggut Paksa

"Itu akibat durhaka sama ibu!" "Ibu ihhh!" kesal Nuraini sebab Bu Mus tak berpihak padanya. "Setelah ini telepon Mas mu, minta bawakan bahan-bahannya, kita bikin donat di sini." "Ibu bisa?" jawab Nuraini kaget. Binar cerah di matanya membuat wanita di hadapannya itu tersenyum senang. "Bisa. Kalau mau bikin juga siapa yang mau makan? Dijual juga ngga ada anak kecil di sini! Orang kampunh makannya singkong sama ubi, mana doyan makanan manis seperti itu."
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai ni buat jajan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status